Frankenstein45.Com – 11 April 2026 | Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam sebuah pernyataan resmi mengusulkan agar seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyiapkan kantor kerja bersama di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dengan target operasional dimulai pada tahun 2028. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjadikan IKN tidak hanya sebagai pusat administrasi pemerintahan, tetapi juga sebagai ibu kota politik yang terintegrasi.
Pemerintah telah menyiapkan serangkaian infrastruktur pendukung, antara lain jaringan transportasi massal yang menghubungkan kawasan perkantoran dengan area pemukiman pegawai, fasilitas perumahan bagi anggota DPR beserta keluarga, serta layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan keamanan yang terstandarisasi.
Beberapa manfaat utama yang diharapkan dari pemindahan kantor DPR ke IKN antara lain:
- Pengurangan waktu perjalanan antar lembaga pemerintahan, sehingga rapat koordinasi dapat dilaksanakan lebih efisien.
- Peningkatan sinergi antara legislatif dan eksekutif melalui kedekatan geografis.
- Pembangunan kawasan IKN yang lebih berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi hijau.
- Peningkatan citra nasional sebagai negara yang berkomitmen pada modernisasi institusi demokratis.
Namun, proses relokasi tidak lepas dari tantangan, termasuk penyesuaian regulasi internal DPR, alokasi anggaran yang signifikan, serta kesiapan infrastruktur pendukung yang harus selesai tepat waktu. Pemerintah berjanji akan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Dengan target peluncuran pada 2028, langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi birokrasi Indonesia, menjadikan IKN sebagai pusat keputusan politik yang lebih responsif dan terintegrasi.




