Warga Pululera Kembali Bertani Usai Erupsi Gunung Lewotobi Laki‑laki
Warga Pululera Kembali Bertani Usai Erupsi Gunung Lewotobi Laki‑laki

Warga Pululera Kembali Bertani Usai Erupsi Gunung Lewotobi Laki‑laki

Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Setelah gunung berapi Lewotobi Laki‑laki meletus pada akhir September 2023, warga Desa Pululera, Kabupaten Flores Timur, sempat mengungsi dan meninggalkan ladang mereka selama lebih dari tiga bulan.

Dengan intensitas abu vulkanik yang menurunkan kualitas udara, petani menghentikan kegiatan menanam padi, jagung, dan sayuran. Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan posko bantuan, mendistribusikan bibit, pupuk, serta peralatan pertanian darurat.

Mulai akhir Desember 2023, tim ahli mengonfirmasi bahwa aliran lahar telah berkurang dan tanah di zona pertanian menunjukkan tanda‑tanda pemulihan. Pemerintah Kabupaten kemudian mengeluarkan izin kembali ke lahan, mengingat risiko sisa material vulkanik masih ada namun dapat dikelola.

  • Petani pertama yang kembali menyiapkan sawah pada 2 Januari 2024.
  • Sejumlah 150 hektar lahan pertanian kini mulai ditanami kembali.
  • Distribusi bibit padi unggul sebanyak 3.000 batang dan pupuk organik sebanyak 2.500 kg.

Warga menyatakan rasa syukur atas bantuan dan berharap hasil panen dapat menutup kebutuhan pangan desa yang sempat terancam. Mereka juga menekankan pentingnya pemantauan terus‑menerus terhadap aktivitas gunung, agar kegiatan pertanian dapat berlanjut dengan aman.

Keberhasilan kembali bertani ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal serta ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.