Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama PT Angkasa Pura Indonesia mengumumkan rencana pengembangan moda transportasi water taxi di Pulau Bali. Proyek ini bertujuan menyediakan layanan cepat antara Bandara Internasional Ngurah Rai dan kawasan wisata Canggu, dengan estimasi waktu tempuh hanya 30 menit.
Desain awal mencakup rute laut yang memanfaatkan jalur pantai barat Bali, menghubungkan terminal water taxi di pelabuhan Benoa dengan dermaga di Canggu. Kendaraan laut yang direncanakan berkapasitas 50‑100 penumpang, dilengkapi fasilitas pendingin, Wi‑Fi, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
- Pihak pengelola: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator utama, bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Indonesia yang mengelola Bandara Ngurah Rai.
- Manfaat utama: Mengurangi kemacetan darat, mempercepat akses wisatawan, serta mendukung pengembangan ekonomi kawasan pesisir.
- Jadwal: Penyusunan desain dijadwalkan selesai akhir 2024, dengan tahap konstruksi dimulai awal 2025 dan operasional diproyeksikan mulai 2026.
Selain meningkatkan mobilitas, water taxi diharapkan menjadi alternatif ramah lingkungan dengan penggunaan bahan bakar bersih atau listrik pada generasi berikutnya. Pemerintah daerah Bali juga tengah menyiapkan regulasi keselamatan dan standar operasional untuk memastikan keamanan penumpang.
Pengembangan ini sejalan dengan upaya diversifikasi transportasi publik di Bali, yang selama ini didominasi oleh angkutan darat. Dengan adanya layanan water taxi, wisatawan dapat menikmati pemandangan laut Bali sambil menempuh perjalanan singkat dari bandara ke destinasi populer seperti Canggu, Seminyak, atau Tanah Lot.




