Wisata Gastronomi Ajak Wisatawan Pahami Sejarah Kuliner Indonesia
Wisata Gastronomi Ajak Wisatawan Pahami Sejarah Kuliner Indonesia

Wisata Gastronomi Ajak Wisatawan Pahami Sejarah Kuliner Indonesia

Frankenstein45.Com – 14 Juni 2026 | Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan bahwa wisata gastronomi memiliki fokus yang lebih mendalam dibandingkan wisata kuliner biasa. Ia menyebutkan bahwa konsep ini tidak sekadar mencicipi makanan, melainkan memahami proses, tradisi, dan latar belakang sejarah yang melahirkan setiap hidangan.

Program wisata gastronomi yang diluncurkan pemerintah menargetkan tiga hal utama: edukasi budaya kuliner, pelestarian resep tradisional, serta peningkatan nilai ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Melalui rangkaian tur tematik, wisatawan diajak mengunjungi pasar tradisional, rumah makan bersejarah, serta workshop memasak bersama para koki warisan.

  • Menelusuri jejak rempah-rempah yang pernah menjadi komoditas ekspor utama Indonesia.
  • Mengunjungi desa-desa yang masih mempertahankan cara pengolahan makanan secara turun‑turunan.
  • Berpartisipasi dalam kelas memasak untuk mempelajari teknik tradisional seperti pemanggangan arang, pengasapan, dan fermentasi alami.

Berikut contoh beberapa provinsi beserta masakan khas yang menjadi sorotan dalam paket wisata gastronomi:

Provinsi Masakan Khas
Jawa Barat Rendang
Sumatera Barat Padang
Sulawesi Selatan Coto Makassar
Papua Ayam Bakar Taliwang

Pengembangan wisata gastronomi diharapkan dapat memperkuat identitas nasional sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk makanan tradisional. Dengan menonjolkan nilai sejarah di balik setiap hidangan, wisatawan tidak hanya menikmati rasa, melainkan juga menyerap cerita bangsa yang terkandung di dalamnya.