Frankenstein45.Com – 14 April 2026 | Ghana kembali menjadi sorotan dunia sepak bola setelah federasi nasionalnya mengumumkan penunjukan Carlos Queiroz sebagai pelatih kepala menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Keputusan ini muncul di tengah gelombang lamaran yang mencapai enam ratus calon pelatih, termasuk mantan pemain dan pelatih berpengalaman dari Eropa. Queiroz, yang pernah menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United dan melatih timnas Iran, Portugal, serta beberapa klub elit, kini memikul beban berat untuk mengembalikan kejayaan Black Stars.
Latar Belakang Penunjukan
Setelah memecat Otto Addo karena serangkaian kekalahan telak dalam pertandingan persiapan melawan Austria (1-5) dan Jerman (1-2), serta kegagalan tim lolos ke Piala Afrika 2026, Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) membuka lowongan pelatih utama. Selama dua bulan proses seleksi, lebih dari enam ratus pelamar mengirimkan proposal mereka, mulai dari pelatih muda hingga mantan juara Jerman yang masih menunggu panggilan. Pada akhirnya, nama Carlos Queiroz terpilih karena rekam jejaknya yang unik: menjadi pelatih kedua dalam sejarah yang pernah menangani lima edisi Piala Dunia beruntun.
Pengalaman Queiroz di Piala Dunia
Queiroz telah menjejakkan kaki di lima turnamen dunia berturut‑turut. Ia memimpin Iran pada Piala Dunia 2014, 2018, dan 2022, serta mengantar Portugal ke babak 16 besar pada Piala Dunia 2010. Keberhasilannya menempatkannya sejajar dengan legenda Bora Milutinović yang melatih lima tim berbeda di lima Piala Dunia. Meskipun catatan terbanyak kemenangan dalam Piala Dunia masih dipegang oleh Carlos Alberto Perreira dengan enam penampilan, Queiroz tetap menjadi sosok yang paling berpengalaman secara berurutan.
Persiapan dan Jadwal Uji Coba
Timnas Ghana dijadwalkan melakukan dua laga persahabatan sebelum melaju ke fase grup. Pertandingan pertama melawan Meksiko pada 22 Mei 2026, diikuti oleh duel melawan Wales pada 2 Juni 2026. Kedua laga tersebut menjadi arena bagi Queiroz menguji taktik pragmatisnya serta menilai formasi yang paling cocok untuk mengoptimalkan peran pemain bintang seperti Thomas Partey, Jordan Ayew, dan Antoine Semenyo.
Grup L Piala Dunia 2026
Ghana akan masuk ke Grup L bersama tiga tim kuat: Inggris, Kroasia (peraih peringkat ketiga pada Piala Dunia 2022), dan Panama. Laga perdana Ghana di Toronto pada 18 Juni 2026 melawan Panama akan menjadi ujian pertama Queiroz di panggung dunia. Enam hari kemudian, Black Stars akan bertemu Inggris di Foxborough, sebuah pertemuan yang diprediksi akan menguji ketahanan mental dan taktik tim.
Strategi dan Tantangan
- Defensive solidity: Queiroz dikenal dengan pendekatan defensif yang terstruktur, menekankan disiplin lini belakang.
- Transisi cepat: Mengoptimalkan kecepatan Partey di lini tengah untuk mengubah pertahanan menjadi serangan dalam hitungan detik.
- Variasi serangan: Memanfaatkan kemampuan dribbling Ayew serta kecepatan Semenyo di sisi sayap.
Namun, tantangan terbesar tetap pada konsistensi performa. Ghana belum melewati fase grup sejak perempat final 2010, dan tekanan publik menuntut tim kembali menembus babak knockout.
Harapan dan Prediksi
Dengan pengalaman Queiroz yang luas, para pengamat menilai Ghana memiliki peluang lebih besar untuk bersaing ketat. Kombinasi antara veteran berpengalaman dan generasi muda yang berbakat dapat menjadi kunci mengalahkan lawan‑lawannya. Jika taktik Queiroz berhasil menyatu dengan cepat, Black Stars berpotensi menjadi kejutan di Piala Dunia 2026.
Secara keseluruhan, penunjukan Carlos Queiroz menandai babak baru bagi sepak bola Ghana. Dari puluhan ratus lamaran hingga pilihan akhir, federasi menunjukkan tekad kuat untuk menyiapkan tim yang kompetitif. Semua mata kini tertuju pada persiapan akhir, uji coba melawan Meksiko dan Wales, serta laga pembuka melawan Panama. Jika segala sesuatunya berjalan sesuai rencana, Ghana bisa kembali menyalakan harapan jutaan penggemar sepak bola Afrika di panggung dunia.




