Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Lebaran, pola belanja konsumen menunjukkan peningkatan signifikan. Bank Mandiri mencatat pertumbuhan penggunaan kartu kredit sebesar 24,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menegaskan peran penting produk kredit dalam mendukung aktivitas transaksi nasabah.
Bank tersebut terus memperkuat ekosistem pembayaran dengan memperluas jaringan akseptansi di berbagai sektor ritel, mulai dari pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan modern. Upaya ini bertujuan meningkatkan kenyamanan bertransaksi sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis ritel yang berkelanjutan.
Berikut ringkasan data pertumbuhan kartu kredit Mandiri selama periode Ramadan-Lebaran:
| Bulan | Jumlah Transaksi (juta) | Pertumbuhan % |
|---|---|---|
| Ramadan 2023 | 85 | 22,5 |
| Ramadan 2024 | 106 | 24,3 |
| Lebaran 2023 | 78 | 20,1 |
| Lebaran 2024 | 97 | 24,3 |
Para analisanya menilai bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
- Program promo dan cashback yang ditawarkan khusus selama periode Ramadan-Lebaran.
- Integrasi teknologi digital yang memudahkan pembayaran non-tunai di gerai ritel.
- Kebijakan cicilan 0% yang menarik bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian barang kebutuhan besar.
Selain meningkatkan volume transaksi, pertumbuhan kartu kredit juga berdampak pada peningkatan pendapatan non‑bunga bank. Pendapatan dari biaya layanan, bunga, dan fee lainnya tercatat naik sejalan dengan aktivitas kartu kredit.
Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan layanan digital, memperluas jaringan merchant, serta menyediakan produk kredit yang fleksibel. Langkah ini diharapkan dapat mendukung stabilitas ekonomi mikro serta memberikan solusi pembayaran yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat selama musim belanja Ramadan dan Lebaran.




