Anyma dan LISA Bawakan Kolaborasi “Bad Angel” di Coachella 2024
Anyma dan LISA Bawakan Kolaborasi “Bad Angel” di Coachella 2024

Anyma dan LISA Bawakan Kolaborasi “Bad Angel” di Coachella 2024

Frankenstein45.Com – 19 April 2026 | Di panggung utama Coachella 2024, produser dan DJ asal Italia Matteo Milleri yang dikenal dengan nama panggung Anyma tampil bersama penyanyi K‑pop LISA, anggota grup BLACKPINK, untuk mempersembahkan kolaborasi terbaru mereka, “Bad Angel“. Penampilan ini berlangsung pada sore hari tanggal 15 April dan langsung mengundang sorakan riuh dari ribuan penonton yang hadir.

Anyma, yang sebelumnya dikenal lewat karya‑karya elektronik melankolis, menambahkan sentuhan synth‑pop dan beat trap pada lagu tersebut, sementara LISA menampilkan vokal kuat serta gerakan tari yang enerjik, mencerminkan gaya panggungnya yang sudah terkenal di dunia K‑pop. Kombinasi suara elektronik futuristik dan performa tarian LISA berhasil menciptakan atmosfer yang memukau, mengangkat “Bad Angel” menjadi salah satu momen paling menonjol dalam rangkaian penampilan festival.

Penonton melaporkan bahwa visual panggung didukung oleh pencahayaan laser biru‑ungu yang berayun selaras dengan ritme musik, serta latar belakang video yang menampilkan ilustrasi abstrak menyerupai dunia cyber‑punk. Reaksi media sosial pun langsung meluap, dengan ribuan tweet dan postingan yang menyebut penampilan ini sebagai “epic” dan “must‑watch”.

LISA, yang sebelumnya belum pernah tampil di Coachella, menyatakan kebanggaannya dapat berkolaborasi dengan artis internasional seperti Anyma. Sementara itu, Matteo Milleri menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya untuk menjembatani genre EDM dengan budaya pop Asia, berharap dapat membuka peluang lebih luas bagi musisi lintas benua.

“Bad Angel” sendiri merupakan hasil kerja sama yang dimulai pada awal 2023, ketika Anyma menghubungi LISA melalui manajemen keduanya. Lagu tersebut menggabungkan lirik berbahasa Inggris dan Korea, serta menonjolkan tema dualitas antara kegelapan dan cahaya, yang sejalan dengan estetika visual Coachella tahun ini.

Penampilan di Coachella diperkirakan akan meningkatkan popularitas lagu tersebut di platform streaming global, sekaligus menegaskan posisi LISA sebagai artis K‑pop yang mampu bersaing di panggung internasional. Bagi penggemar musik elektronik dan K‑pop, kolaborasi ini menjadi contoh konkret bagaimana genre dapat bersinergi tanpa batas geografis.