Banjir Bandung, Penjaga SMAN 1 Banjaran Hilang Usai Usaha Menyelamatkan Korban Hanyut
Banjir Bandung, Penjaga SMAN 1 Banjaran Hilang Usai Usaha Menyelamatkan Korban Hanyut

Banjir Bandung, Penjaga SMAN 1 Banjaran Hilang Usai Usaha Menyelamatkan Korban Hanyut

Frankenstein45.Com – 16 April 2026 | Bandung kembali dilanda banjir dahsyat pada sore Rabu (15/4/2026) setelah intensitas hujan deras selama tiga hari terakhir menyebabkan sungai Cibanjaran meluap dan menggenangi wilayah Banjaran, Kabupaten Bandung. Air yang mencapai ketinggian lebih dari satu meter menyeret kendaraan, rumah, serta warga yang berada di sekitar aliran sungai.

Di tengah situasi kritis tersebut, Agus Sutisna, seorang penjaga sekolah berusia 52 tahun di SMAN 1 Banjaran, dilaporkan menghilang setelah berusaha menolong sejumlah warga yang terseret arus. Menurut saksi mata, Sutisna berhasil mengevakuasi tiga orang korban sebelum dirinya terseret kembali oleh derasnya air. Sejak itu, tim SAR daerah belum menemukan jejaknya.

Pihak berwenang setempat, termasuk Dinas Penanggulangan Bencana (Dispbang) Kabupaten Bandung, telah mengerahkan helikopter, perahu karet, dan unit penyelamat darat untuk mencari korban yang hilang. Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung intensif, dengan fokus pada daerah‑daerah rawan aliran sungai dan jalur evakuasi yang telah dipetakan sebelumnya.

Selain Agus Sutisna, total korban banjir di Banjaran hingga saat ini tercatat sebanyak 12 orang, dengan tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Puluhan warga lainnya masih berada di tempat penampungan sementara yang disediakan di balai desa dan sekolah-sekolah sekitar.

  • Data korban: 12 orang terdampak, 3 meninggal, 5 luka-luka, 4 selamat dievakuasi.
  • Tim penyelamat: 2 helikopter, 5 perahu karet, 30 personel SAR.
  • Langkah selanjutnya: Penelusuran lanjutan menggunakan drone, serta mobilisasi relawan untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan.

Wali Kota Bandung, melalui juru bicara resmi, menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan evakuasi, dan tidak memasuki area bahaya tanpa perlindungan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para relawan dan petugas penyelamat yang bekerja tanpa henti, termasuk sosok seperti Agus Sutisna yang rela mempertaruhkan nyawanya demi keselamatan warga.

Para keluarga korban, khususnya keluarga Agus Sutisna, mengungkapkan harapan besar agar pencarian dapat segera menemukan keberadaan beliau. “Pak Agus adalah pahlawan bagi kami, kami menanti kabar baik secepatnya,” ujar istri korban di tengah doa-doa yang terus mengalir.