Bea Cukai Soetta Ungkap Tiga Kasus Penyalahgunaan Narkotika Lewat Penumpang

Frankenstein45.Com – 25 Juni 2026 | Jakarta (CGK) – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Soetta mengumumkan keberhasilannya membongkar tiga kasus penyelundupan narkotika yang melibatkan penumpang pesawat domestik. Ketiga kasus tersebut terdeteksi dalam rentang waktu dua bulan terakhir dan berhasil diintervensi sebelum barang narkotika mencapai tujuan akhir.

Modus operandi yang dipakai para tersangka adalah menyembunyikan narkotika di bagian dasar koper atau tas yang tampak biasa. Dalam satu kasus, barang narkotika tersembunyi di lapisan dalam koper dengan menggunakan bahan pelindung khusus sehingga sulit terdeteksi oleh pemeriksaan visual biasa.

  • Kasus pertama: Seorang penumpang wanita yang tiba di Bandara Soekarno‑Hatta membawa 2,5 kilogram metamfetamin yang dibungkus rapat dalam lapisan dalam koper. Narkotika berhasil disita setelah petugas menggunakan alat pemindai X‑ray yang menunjukkan kepadatan abnormal.
  • Kasus kedua: Seorang pria berusia 31 tahun tertangkap di Bandara Sultan Hasanuddin dengan 1,8 kilogram ganja yang disembunyikan di dalam kotak sepatu. Penumpang tersebut mengaku sebagai kurir yang dibayar oleh jaringan internasional.
  • Kasus ketiga: Dua penumpang pria yang melakukan penerbangan dari Surabaya ke Jakarta mengangkut total 3,2 kilogram ekstasi yang diselipkan di dalam botol minuman kosong. Botol tersebut tampak berisi cairan biasa, namun hasil analisis kimia mengungkap keberadaan zat terlarang.

Seluruh barang narkotika yang disita kemudian diamankan dan akan diproses lebih lanjut sesuai prosedur hukum. Penumpang yang terlibat langsung dibawa ke kantor polisi untuk proses penyidikan dan penuntutan.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai menegaskan pentingnya kerja sama antar lembaga, termasuk Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan otoritas bandara dalam memerangi peredaran narkotika. “Kita terus meningkatkan teknologi pemindaian dan pelatihan personil untuk mendeteksi penyelundupan yang semakin canggih,” ujar Soetta dalam konferensi pers.

Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa penyelundupan narkotika melalui jalur penumpang masih menjadi tantangan signifikan bagi aparat keamanan. Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan sanksi bagi pelaku serta jaringan yang terlibat.