Frankenstein45.Com – 18 Juni 2026 | Direktur Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan langkah strategis untuk meninjau kembali daftar penerima Bantuan Makanan Gratis (MBG). Dalam upaya memusatkan bantuan pada kelompok paling membutuhkan, 76 sekolah yang berada di wilayah Pulau Jawa resmi dikeluarkan dari daftar penerima.
Penyesuaian ini didasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sosial‑ekonomi dan aksesibilitas di masing‑masing wilayah. BGN menegaskan bahwa prioritas utama kini dialihkan kepada anak‑anak yang tinggal di daerah 3T (terpencil, terluar, tertinggal) serta kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.
Berikut kriteria utama yang menjadi acuan BGN dalam proses refocusing:
- Lokasi sekolah berada di daerah dengan indeks kemiskinan tinggi.
- Mayoritas peserta didik berasal dari keluarga berpenghasilan di bawah garis kemiskinan nasional.
- Keberadaan program kesehatan ibu dan anak yang masih minim.
- Terletak di wilayah 3T atau memiliki akses transportasi yang terbatas.
Hasil peninjauan menunjukkan perubahan signifikan pada cakupan bantuan:
| Kategori | Jumlah Sekolah Sebelum | Jumlah Sekolah Sesudah |
|---|---|---|
| Semua Sekolah di Jawa | 1.200 | 1.124 |
| Sekolah di 3T | 200 | 200 |
Keputusan ini menuai beragam respons. Pihak sekolah yang terdampak menyatakan keprihatinan atas potensi berkurangnya dukungan nutrisi bagi siswa, sementara lembaga‑lembaga sosial menilai langkah tersebut sebagai upaya penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran.
BGN menegaskan bahwa penyesuaian ini bersifat dinamis dan akan terus dipantau. Jika kondisi di sekolah‑sekolah yang dikeluarkan membaik atau terdapat perubahan signifikan dalam indikator kemiskinan, mereka siap melakukan evaluasi ulang dan mengembalikan hak bantuan.




