Frankenstein45.Com – 02 April 2026 | Kasus kebakaran yang menewaskan 22 orang di kawasan Kemayoran kini memasuki tahap hukum. Kepala PT Terra Drone, perusahaan yang menyediakan layanan drone untuk pemantauan kebakaran, diumumkan akan segera dipanggil ke pengadilan sebagai saksi utama.
Insiden terjadi pada malam hari ketika api melanda sebuah gudang penyimpanan bahan kimia di wilayah tersebut. Kebakaran cepat menyebar dan mengakibatkan korban tewas serta banyak luka-luka. Penyelidikan awal menunjukkan adanya dugaan kelalaian dalam prosedur keamanan dan penanganan peralatan pemadam.
Perkembangan Terkini
- 22 April 2024: Tim investigasi mengidentifikasi PT Terra Drone sebagai pihak yang menyediakan drone pemantau kebakaran di lokasi.
- 25 April 2024: Jaksa menyiapkan surat panggilan kepada bos PT Terra Drone untuk memberikan keterangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
- 30 April 2024: Jadwal sidang ditetapkan pada 12 Mei 2024, dengan fokus pada peran perusahaan dalam mengawasi dan melaporkan kondisi kebakaran.
Pengadilan diharapkan akan menilai apakah PT Terra Drone, melalui teknologinya, memiliki kewajiban tambahan dalam mencegah penyebaran api serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi perusahaan serupa di masa depan.
Para korban dan keluarga mereka menuntut keadilan serta kepastian bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali. Pemerintah daerah juga berjanji akan memperketat regulasi terkait penyimpanan bahan berbahaya dan penggunaan teknologi pemantauan.







