Frankenstein45.Com – 25 Juni 2026 | BP Tapera mengumumkan perpanjangan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi menjadi 40 tahun, langkah yang diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpendapatan rendah.
Dengan tenor yang lebih panjang, cicilan bulanan menjadi lebih ringan, sehingga kemampuan pembayaran masyarakat meningkat. Hal ini memungkinkan lebih banyak calon pembeli rumah subsidi untuk memenuhi syarat kredit.
- Tenor sebelumnya: maksimal 25 tahun.
- Tenor baru: hingga 40 tahun.
- Target: menambah jumlah penerima manfaat hingga 30% dibandingkan periode sebelumnya.
BP Tapera juga menegaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan rasio kepemilikan rumah (KPR) di segmen rumah bersubsidi. Dengan beban cicilan yang lebih ringan, risiko gagal bayar diharapkan menurun.
Selain itu, perpanjangan tenor membuka peluang bagi daerah dengan tingkat pendapatan per kapita yang lebih rendah untuk ikut serta dalam skema KPR subsidi. Analisis internal menunjukkan bahwa perpanjangan tenor dapat meningkatkan total volume penjualan rumah subsidi hingga 15% dalam satu tahun pertama.
Pengamat properti memperkirakan bahwa kebijakan ini tidak hanya membantu keluarga berpenghasilan rendah memperoleh rumah, tetapi juga dapat menstimulasi sektor konstruksi dan tenaga kerja terkait.




