Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar melaporkan bahwa seorang calon haji berasal dari Kabupaten Mamuju meninggal dunia di asrama haji Makassar setelah mengalami sesak napas pada malam hari. Korban, yang berusia 45 tahun, sedang menunggu proses keberangkatan ke Tanah Suci ketika gejala muncul secara tiba-tiba.
PPIH Embarkasi Makassar menegaskan bahwa prosedur kesehatan di asrama haji telah sesuai dengan standar yang ditetapkan, termasuk pemeriksaan suhu tubuh, tes COVID-19, serta pemantauan kondisi fisik calon jemaah secara rutin. Namun, pihak mereka mengakui bahwa faktor kesehatan individu, khususnya penyakit pernapasan kronis, dapat meningkatkan risiko komplikasi.
Untuk mencegah kejadian serupa, PPIH menyarankan langkah-langkah berikut bagi calon jemaah:
- Melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap sebelum masuk asrama, termasuk tes fungsi paru.
- Mengonsumsi obat yang diresepkan secara teratur bagi yang memiliki riwayat asma atau penyakit pernapasan.
- Menghindari paparan asap rokok dan polusi udara di dalam ruangan.
- Menjaga kebersihan lingkungan tidur, seperti memastikan ventilasi yang baik.
- Segera melaporkan gejala sesak napas atau keluhan pernapasan kepada petugas medis.
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat Mamuju, terutama keluarga calon jemaah yang menunggu proses keberangkatan. Pihak PPIH berjanji akan meninjau kembali prosedur kesehatan dan meningkatkan koordinasi dengan fasilitas medis setempat guna memastikan keselamatan semua calon jemaah.




