Frankenstein45.Com – 22 Mei 2026 | Andre Nugroho, koresponden Tempo yang sedang meliput konflik di wilayah Gaza, beserta delapan warga negara Indonesia (WNI) lainnya, sempat ditahan oleh militer Israel pada awal bulan ini. Penahanan itu menimbulkan keprihatinan luas baik di dalam negeri maupun komunitas internasional.
Penangkapan terjadi ketika mereka berada di sebuah titik pemeriksaan di perbatasan wilayah yang dikuasai militer Israel. Menurut laporan, petugas mengklaim bahwa kelompok tersebut sedang melakukan pelanggaran aturan keamanan, meski jurnalis mengaku sedang menjalankan tugas profesional.
Selama penahanan, Andre dan rekan-rekannya mengalami proses pemeriksaan intensif, termasuk penahanan sementara di fasilitas militer. Keluarga mereka di Indonesia menerima informasi secara terbatas, sehingga menambah ketegangan emosional.
Setelah melalui negosiasi diplomatik yang dipimpin oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tel Aviv serta dukungan organisasi pers, pada tanggal yang belum dipublikasikan mereka dibebaskan dan diizinkan meninggalkan wilayah Israel menuju Turki.
Berikut ini adalah nama-nama WNI yang ikut bersama Andre Nugroho dalam perjalanan tersebut:
- Andre Nugroho – Jurnalis Tempo
- Ahmad Rizal – Mahasiswa
- Siti Aisyah – Pengusaha
- Rizki Pratama – Aktivis sosial
- Fatimah Zahra – Guru
- Andi Setiawan – Dokter
- Budi Hartono – Teknolog
- Lina Suryani – Mahasiswa
- Yusuf Kurniawan – Pengacara
Setelah tiba di Istanbul, mereka mendapatkan perawatan medis ringan dan melakukan wawancara dengan media lokal serta mengirimkan laporan singkat tentang pengalaman mereka. Andre Nugroho menegaskan bahwa penahanan tersebut tidak menghalangi semangat jurnalistiknya, melainkan memperkuat tekad untuk melaporkan fakta di medan konflik.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang kebebasan pers di zona konflik dan prosedur penahanan terhadap warga asing. Pemerintah Indonesia menuntut klarifikasi resmi dari pihak Israel serta menegaskan komitmen untuk melindungi WNI di luar negeri.




