Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Jakarta, 3 Juni 2026 – Dadan Hindayana mengeluarkan pernyataan resmi setelah Presiden Republik Indonesia mencabut Prabowo Subianto dari jabatan Kepala Badan Gestor Nasional (BGN). Dalam kesempatan tersebut, Dadan menegaskan penghormatan penuh terhadap keputusan kepresidenan dan menekankan pentingnya kelangsungan program MBG (Misi Bina Graha) yang menjadi fokus utama BGN.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan Dadan Hindayana:
- Penghormatan terhadap keputusan Presiden: Dadan menegaskan bahwa keputusan pemecatan Prabowo tidak menurunkan semangat kerja BGN. “Kami tetap menghormati keputusan Presiden dan akan terus menjalankan tugas dengan integritas,” ujarnya.
- Komitmen pada program MBG: Misi Bina Graha Nasional (MBG) dianggap krusial untuk memperkuat infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan. Dadan menekankan bahwa program tersebut akan tetap berjalan efektif meski terjadi pergantian pimpinan.
- Stabilitas institusi: Dadan menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan tidak akan mengganggu stabilitas internal BGN. “Tim kami telah dipersiapkan untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan baru dan menjaga kesinambungan kerja,” jelasnya.
- Harapan terhadap kepemimpinan baru: Dadan menyampaikan harapan agar pengganti Prabowo dapat melanjutkan visi misi BGN secara sinergis dengan agenda pemerintah pusat.
Keputusan Presiden yang mencabut Prabowo dari posisi Kepala BGN muncul setelah serangkaian dinamika politik internal dan perdebatan mengenai arah kebijakan BGN. Meskipun demikian, Dadan Hindayana menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pencapaian target pembangunan nasional yang telah ditetapkan.
Para pengamat menilai bahwa langkah ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menyeimbangkan kepentingan politik dengan agenda pembangunan. Sementara itu, Dadan Hindayana menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh elemen BGN untuk tetap bersatu, menjaga profesionalisme, dan memastikan bahwa program-program strategis tidak terhambat.




