Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Peabo Bryson, penyanyi R&B asal Amerika Serikat yang terkenal lewat suara lembutnya dalam beberapa soundtrack Disney, resmi meninggal dunia pada Selasa, 2 Juni 2026, usia 75 tahun. Kematian beliau dikonfirmasi oleh keluarga melalui pernyataan resmi yang menegaskan ia mengembuskan napas terakhir dengan tenang setelah mengalami serangan stroke pada akhir Mei.
Latar Belakang dan Karier
Robert Peapo Bryson, atau lebih dikenal sebagai Peabo Bryson, lahir pada 13 April 1951 di South Carolina. Karier musiknya dimulai pada usia remaja sebagai vokalis latar bagi grup lokal Al Freeman and the Upsetters. Pada tahun 1976, ia merilis album debut “Underground Music” lewat Bang Records, kemudian menandatangani kontrak dengan Capitol Records pada 1977.
Selama lebih dari lima dekade, Bryson menghasilkan sejumlah hits yang menancapkan namanya di industri musik, antara lain “Feel the Fire”, “I’m So into You”, “Can You Stop the Rain”, serta “If Ever You’re in My Arms Again” yang berhasil masuk 10 besar Billboard pada 1984.
Soundtrack Disney yang Mengukir Sejarah
Popularitas internasional Bryson meroket ketika ia menjadi penyanyi utama dalam dua soundtrack Disney yang ikonik. Pada tahun 1992, ia berduet dengan Celine Dion menyanyikan lagu “Beauty and the Beast” untuk film animasi dengan judul yang sama. Kolaborasi tersebut meraih Grammy Award untuk kategori Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocal.
Pada tahun 1993, Bryson kembali mencuri perhatian dunia dengan berduet bersama Regina Belle menyanyikan “A Whole New World” dari film “Aladdin”. Lagu tersebut tidak hanya menjadi hit global, tetapi juga menjadi pilihan utama dalam berbagai upacara pernikahan di seluruh dunia.
Enam Lagu Ikonik yang Selalu Diputar di Pernikahan
- “A Whole New World” – duet bersama Regina Belle, melambangkan harapan dan kebersamaan.
- “Beauty and the Beast” – duet bersama Celine Dion, mengekspresikan keindahan cinta yang abadi.
- “If Ever You’re in My Arms Again” – balada romantis yang kerap menjadi latar momen pertama kali bertemu pasangan.
- “Can You Stop the Rain” – lagu soulful yang menambah nuansa emosional pada resepsi.
- “Feel the Fire” – energik, sering dipilih sebagai lagu pembuka tarian pertama.
- “I’m So Into You” – melodi ringan yang cocok untuk sesi foto pre-wedding.
Penghargaan dan Warisan
Selama kariernya, Peabo Bryson memperoleh satu Grammy Award serta lima sertifikasi Gold untuk album-albumnya. Hingga tahun 2018, ia telah merilis 20 album solo, menunjukkan konsistensi produktifnya dalam industri musik.
Keluarga Bryson dalam pernyataan resmi menekankan bahwa meski hati mereka hancur, mereka menemukan ketenangan karena warisan musik sang maestro akan terus menginspirasi generasi mendatang. “Suara Peabo telah menjadi soundtrack dalam momen-momen paling berharga dalam hidup banyak orang,” ujar mereka.
Reaksi Dunia dan Penggemar
Berita meninggalnya Peabo Bryson langsung menjadi viral di media sosial. Ribuan komentar mengungkapkan rasa kehilangan sekaligus rasa terima kasih atas kontribusi musikalnya. Artis-artis internasional, termasuk Celine Dion dan Regina Belle, juga menyampaikan belasungkawa melalui media resmi mereka.
Berbagai platform streaming melaporkan lonjakan pemutaran kembali lagu-lagu Bryson, terutama “A Whole New World” dan “Beauty and the Beast”. Fenomena ini menegaskan kembali betapa kuatnya ikatan emosional yang dibangun oleh suara Bryson selama lebih dari lima puluh tahun.
Dengan kepergian Peabo Bryson, industri musik kehilangan sosok yang tidak hanya menyumbangkan vokal berkualitas tinggi, tetapi juga menciptakan kenangan abadi bagi jutaan pendengarnya. Warisan musiknya akan terus hidup dalam setiap melodi yang mengiringi perayaan cinta, kebahagiaan, dan harapan.







