Digembleng 1,5 Bulan di 6 Lemdik TNI, Kepala Bacadnas Kemhan Lepas 1.773 Calon Komcad ASN
Digembleng 1,5 Bulan di 6 Lemdik TNI, Kepala Bacadnas Kemhan Lepas 1.773 Calon Komcad ASN

Digembleng 1,5 Bulan di 6 Lemdik TNI, Kepala Bacadnas Kemhan Lepas 1.773 Calon Komcad ASN

Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan resmi menurunkan 1.773 calon Komandan Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah menyelesaikan program latihan intensif selama satu setengah bulan di enam Lembaga Pendidikan (Lemdik) TNI.

Program pelatihan yang dimulai pada awal Februari ini melibatkan calon Komcad dari berbagai daerah dan latar belakang, dengan tujuan memperkuat kesiapan pertahanan nasional melalui sinergi antara TNI dan ASN.

Enam Lemdik TNI yang menjadi tempat latihan meliputi:

  • Lemdik Angkatan Darat (AD)
  • Lemdik Angkatan Laut (AL)
  • Lemdik Angkatan Udara (AU)
  • Lemdik Komando Pasukan Khusus (Kopaska)
  • Lemdik Pasukan Khas (Paskhas)
  • Lemdik Korps Marinir

Selama 45 hari, peserta menjalani rangkaian kegiatan yang mencakup:

  1. Pelatihan taktis dan strategi militer
  2. Pembekalan kepemimpinan dan manajemen krisis
  3. Simulasi operasi gabungan TNI-Polri
  4. Penguatan nilai-nilai disiplin dan integritas

Kepala Bacadnas, Letnan Jenderal (Purn) Agus Widodo, menyampaikan bahwa lulusan program ini diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung kebijakan pertahanan dan keamanan, serta menjadi jembatan efektif antara dunia militer dan birokrasi pemerintah.

“Dengan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, para Komcad ASN siap memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem pertahanan Indonesia,” kata Letnan Jenderal (Purn) Agus Widodo dalam acara penurunan resmi.

Penurunan 1.773 calon Komcad ini menandai pencapaian penting dalam upaya modernisasi dan profesionalisasi tenaga pertahanan negara, sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus mengintegrasikan sumber daya manusia berkualitas dalam rangka menghadapi tantangan keamanan di masa depan.