Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Traveling selama kehamilan dapat menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus menantang. Dr. Natasya Prameswari, Sp.OG, memberikan beberapa kiat penting agar ibu haram dapat bepergian dengan aman dan nyaman.
- Pilih waktu yang tepat: Trimester kedua (usia kehamilan 14‑27 minggu) biasanya dianggap paling aman karena rasa mual berkurang dan perut belum terlalu besar.
- Konsultasikan terlebih dahulu: Sebelum merencanakan perjalanan, temui dokter untuk memastikan tidak ada kontraindikasi medis.
- Persiapkan dokumen kesehatan: Bawa kartu antenatal, hasil USG terbaru, dan daftar obat yang sedang dikonsumsi.
- Hidrasi dan nutrisi: Minum cukup air putih, bawa camilan sehat seperti buah potong, kacang, atau yoghurt untuk menjaga kadar gula darah.
- Gerakkan tubuh secara teratur: Pada penerbangan atau perjalanan panjang, lakukan peregangan kaki dan berjalan perlahan setiap 1‑2 jam untuk mencegah pembekuan darah.
- Pilih pakaian dan alas kaki yang nyaman: Gunakan sepatu yang tidak menekan pergelangan kaki dan pakaian longgar yang tidak membatasi aliran darah.
- Gunakan sabuk pengaman dengan benar: Letakkan sabuk di bawah perut, di atas pinggul, untuk melindungi janin.
- Hindari tempat terlalu ramai: Kurangi risiko terpapar infeksi dengan memilih area yang tidak terlalu padat.
- Siapkan obat-obatan darurat: Bawa parasetamol, tablet anti-mual, dan obat yang diresepkan dokter bila diperlukan.
Dengan memperhatikan kiat-kiat di atas, ibu hamil dapat menikmati liburan atau kunjungan keluarga tanpa mengorbankan kesehatan diri dan janin. Selalu dengarkan sinyal tubuh dan jangan ragu menghentikan aktivitas bila merasa tidak nyaman.







