Ekonom: Kredibilitas Fiskal Perlu Dijaga untuk Tekan Biaya Utang
Ekonom: Kredibilitas Fiskal Perlu Dijaga untuk Tekan Biaya Utang

Ekonom: Kredibilitas Fiskal Perlu Dijaga untuk Tekan Biaya Utang

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Yusuf Rendy Manilet, ketua Center of Reform on Economics (CORE), menekankan pentingnya menjaga kredibilitas fiskal Indonesia sebagai upaya utama menurunkan beban biaya utang negara. Ia menyatakan bahwa kepercayaan pasar terhadap kebijakan keuangan pemerintah menjadi faktor kunci dalam menentukan suku bunga obligasi dan biaya pinjaman.

Beberapa langkah konkret yang diusulkan antara lain:

  • Menetapkan target defisit yang realistis dan mematuhi batas maksimal yang telah ditetapkan dalam Undang‑Undang Keuangan.
  • Meningkatkan transparansi dalam pelaporan keuangan publik, termasuk publikasi real time data penerimaan dan pengeluaran.
  • Memperkuat tata kelola utang dengan memperhatikan struktur jatuh tempo, menghindari konsentrasi pada satu sumber pendanaan.
  • Mendorong reformasi struktural di sektor pajak untuk memperluas basis pajak dan meningkatkan kepatuhan.

Data terbaru menunjukkan bahwa rata‑rata biaya pinjaman pemerintah Indonesia pada kuartal pertama 2024 berada pada kisaran 6,5%–7,0% per tahun. Manilet memperkirakan, dengan memperbaiki kredibilitas fiskal, biaya ini dapat turun hingga 0,5 poin persentase dalam jangka menengah, menghemat miliaran dolar bagi anggaran negara.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga, termasuk Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan, untuk menyelaraskan kebijakan moneter dan fiskal. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih stabil, sekaligus menurunkan eksposur risiko eksternal.

Dengan menegakkan disiplin fiskal, pemerintah tidak hanya mengurangi beban biaya utang, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di mata investor global.