Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 9,7 triliun untuk tahun 2027, khusus untuk mempercepat pembangunan jaringan listrik di desa‑desa seluruh Indonesia.
Anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya nasional untuk mengurangi angka rumah tangga yang belum terhubung listrik, yang pada 2022 masih mencapai lebih dari 4 juta unit. Dengan dana sebesar itu, Kementerian menargetkan pemasangan jaringan listrik di lebih dari 1.000 desa setiap tahunnya hingga 2030.
| Tahun | Anggaran (Triliun Rp) | Target Desa Terhubung |
|---|---|---|
| 2027 | 9,7 | 1.200 |
| 2028 | 9,0 | 1.050 |
| 2029 | 8,5 | 950 |
Rincian penggunaan dana mencakup pembangunan gardu distribusi, pemasangan tiang listrik, serta penyediaan sumber energi terbarukan seperti panel surya untuk daerah yang sulit dijangkau jaringan konvensional. Selain itu, sebagian dana akan dialokasikan untuk pelatihan teknisi lokal dan program edukasi penggunaan listrik yang aman.
- Pengadaan material dan peralatan listrik.
- Pengembangan infrastruktur jaringan di wilayah terpencil.
- Pelatihan sumber daya manusia di sektor kelistrikan desa.
- Implementasi solusi energi terbarukan.
Pengumuman ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan melalui akses listrik yang lebih luas dan stabil. Pemerintah juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah dan BUMN listrik untuk memastikan pelaksanaan program berjalan tepat waktu dan sesuai standar.




