Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Jemaah Haji asal Jakarta Timur, bernama Pramasya, bersiap meninggalkan Indonesia dengan tekad kuat menggantikan almarhum ayahnya dalam menunaikan ibadah haji. Keputusan tersebut diambil setelah sang ayah meninggal dunia beberapa bulan lalu, meninggalkan keinginan kuat bagi keluarga untuk tetap melaksanakan ibadah yang telah direncanakan.
Pramasya mengungkapkan bahwa niat utama keberangkatannya adalah melakukan badal haji—menjalankan haji atas nama almarhum ayahnya. “Saya merasa ini cara terbaik untuk menghormati beliau sekaligus menunaikan janji yang telah dibuat,” kata Pramasya dalam wawancara singkat sebelum keberangkatan.
Berikut beberapa persiapan yang dilakukan oleh Pramasya dan rombongan Jemaah Haji Jakarta Timur:
- Mengikuti program pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, meliputi tata cara ibadah, kesehatan, dan keamanan.
- Menyelesaikan semua dokumen resmi, termasuk paspor, visa, serta surat keterangan badal haji dari otoritas keagamaan.
- Mengatur dana perjalanan secara transparan, memastikan seluruh biaya ditanggung secara adil oleh keluarga dan sponsor.
- Melakukan pemeriksaan medis lengkap untuk memastikan kondisi fisik siap menempuh rukun haji yang menuntut stamina tinggi.
Keberangkatan Jemaah Haji ini dijadwalkan pada awal bulan depan, dengan tujuan utama menunaikan rukun haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah. Keluarga di Jakarta Timur menyambut dengan harapan besar, berharap agar niat badal haji dapat diterima dan menjadi amal jariyah bagi almarhum ayah.
Para anggota komunitas setempat juga memberikan dukungan moral melalui doa bersama dan penyediaan perlengkapan ibadah. “Kami berdoa semoga perjalanan beliau lancar, aman, dan diterima di sisi Allah,” ujar seorang tetangga yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana.
Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, Pramasya dan rombongan berharap dapat menginspirasi lebih banyak keluarga yang ingin menunaikan ibadah haji atas nama orang terkasih yang telah meninggal.




