Frankenstein45.Com – 08 Mei 2026 | Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intensif pada minggu ini.
- Erupsi pertama terjadi pada pukul 03.15 WIB, menghasilkan awan abu setinggi 1,2 km.
- Erupsi kedua tercatat pada pukul 07.40 WIB, dengan pelepasan lava dan batuan pyroklastik.
- Erupsi ketiga muncul pada pukul 12.05 WIB, menimbulkan aliran lahar (lahar) di lereng selatan.
- Erupsi keempat terjadi pada pukul 16.30 WIB, menghasilkan hujan abu yang melanda daerah sekitar.
- Erupsi kelima berlangsung pada pukul 21.45 WIB, kembali mengeluarkan kolom abu setinggi 1,2 km.
Akibat aktivitas tersebut, lebih dari 8.000 warga di wilayah rawan gunung berapi telah dievakuasi ke posko sementara yang didirikan di beberapa kecamatan. Jalan akses utama ke daerah pegunungan ditutup sementara untuk menghindari bahaya lahar dan abu vulkanik.
Petugas darurat menekankan pentingnya mengikuti arahan resmi, menghindari daerah zona bahaya, dan menutup ventilasi rumah untuk mencegah masuknya abu. Selain itu, rumah-rumah di daerah terdampak diwajibkan menutup jendela dan menyiapkan masker serta pakaian pelindung.
Gunung Semeru merupakan gunung berapi aktif tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.676 meter. Sejak erupsi besar pada tahun 2021, gunung ini terus dipantau secara intensif oleh PVMBG. Aktivitas terbaru ini menambah catatan sejarah erupsi berulang yang mengancam penduduk di sekitar lerengnya.
Para ahli geologi mengingatkan bahwa meskipun kolom abu saat ini mencapai 1,2 kilometer, intensitas erupsi dapat berubah secara cepat. Oleh karena itu, peringatan Siaga I tetap diberlakukan hingga situasi stabil.




