Frankenstein45.Com – 04 Juni 2026 | Ikatan Cendekiawan Warga (ICW) kembali mengeluarkan pernyataan kritis terkait penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gubernur Nasional (BGN). Menurut ICW, langkah tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan yang terus menggelayuti proyek Megaproject BGN (MBG) di Indonesia.
ICW menilai penunjukan tersebut bersifat simbolik dan tidak menyentuh akar permasalahan, yaitu dugaan penyimpangan dana, pengadaan yang tidak transparan, serta kegagalan pengawasan dalam pelaksanaan MBG. Organisasi tersebut menuntut aparat berwenang, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman, untuk melakukan penyelidikan tuntas serta mengungkap semua pihak yang terlibat.
Berikut beberapa poin utama yang disorot ICW:
- Penunjukan Nanik S Deyang tidak menjamin adanya reformasi struktural di BGN.
- Masalah MBG meliputi keterlambatan penyelesaian, pembengkakan biaya, dan indikasi korupsi.
- ICW menuntut audit independen serta transparansi penuh dalam setiap tahapan proyek.
Jika tuntutan ICW tidak direspons, organisasi memperingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi negara dapat semakin menurun, yang pada gilirannya dapat memicu aksi protes atau tekanan politik.
Untuk saat ini, pemerintah belum memberikan respons resmi terhadap pernyataan ICW. Namun, tekanan publik dan media yang terus mengangkat kasus ini diperkirakan akan memaksa pihak berwenang untuk mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti penyelidikan.




