Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Seorang warga bernama Istri Ibam mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuntut agar pemerintah memberikan perlindungan hukum dan keadilan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang melibatkan sejumlah pejabat negara.
Surat tersebut menyoroti penderitaan keluarganya setelah suami dan anaknya menjadi korban penahanan administratif tanpa proses hukum yang transparan. Istri Ibam menegaskan bahwa tindakan otoriter ini merusak kepercayaan publik terhadap sistem peradilan Indonesia.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan dalam surat terbuka:
- Permohonan agar Presiden meninjau kembali prosedur penahanan administratif yang dianggap melanggar hak asasi.
- Permintaan investigasi independen terhadap proses pengadaan Chromebook yang diduga melibatkan suap dan manipulasi tender.
- Penegasan pentingnya jaminan keamanan bagi keluarga terdakwa agar tidak mengalami intimidasi atau ancaman.
- Harapan agar kasus ini menjadi contoh bagi upaya pemberantasan korupsi di sektor pendidikan dan teknologi.
Kasus korupsi Chromebook pertama kali muncul pada akhir 2023, ketika laporan media mengungkapkan adanya penyimpangan anggaran dalam pembelian perangkat keras untuk sekolah‑sekolah negeri. Pemerintah kemudian membentuk tim khusus, namun prosesnya dinilai lambat dan kurang transparan.
Istri Ibam menutup suratnya dengan harapan bahwa Presiden Prabowo, sebagai pemimpin negara, akan memberikan sinyal kuat bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kekuasaan dan bahwa keadilan bagi korban korupsi akan ditegakkan tanpa pandang bulu.




