Frankenstein45.Com – 18 Juni 2026 | Pengelola kawasan industri PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BIES) mengumumkan rencana ambisius untuk menjual lahan seluas puluhan hektar dengan total nilai mencapai Rp600 miliar. Fokus penjualan kali ini diarahkan pada fasilitas logistik dan pusat data (data center) yang kini menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan-perusahaan e‑commerce, manufaktur, dan teknologi informasi.
Bekasi, yang terletak di pinggiran ibu kota Jakarta, telah lama dikenal sebagai zona industri utama dengan jaringan transportasi yang kuat, termasuk akses ke jalan tol, kereta api, dan pelabuhan laut terdekat. Keunggulan geografis ini menjadikan kawasan industri di wilayah tersebut sebagai lokasi ideal untuk membangun hub logistik yang mendukung distribusi barang secara cepat serta data center yang membutuhkan konektivitas tinggi dan kestabilan pasokan listrik.
- Target penjualan: Rp600 miliar untuk lahan logistik dan data center.
- Luas lahan yang ditawarkan: Diperkirakan lebih dari 50 hektar, dengan plot-plot yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan investor.
- Faktor pendorong: Pertumbuhan e‑commerce nasional, peningkatan permintaan layanan cloud, serta kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan infrastruktur digital.
- Manfaat bagi daerah: Penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan pajak, dan penguatan ekosistem industri berbasis teknologi.
PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk menargetkan penyelesaian penjualan pertama pada kuartal ketiga 2024, dengan harapan dapat menarik investasi domestik maupun asing. Perusahaan juga telah menyiapkan infrastruktur pendukung, seperti jaringan listrik 20 kV, sistem pendingin air, dan jalur fiber optic berkapasitas tinggi, untuk memastikan operasional data center berjalan dengan optimal.
Para calon investor diharapkan dapat melakukan due diligence melalui tim penjualan BIES, yang menyediakan paket layanan lengkap mulai dari perencanaan tata ruang, perizinan, hingga dukungan teknis selama fase konstruksi.




