Kebakaran Melanda Palmerah: Lima Rumah Hangus Diduga Akibat Kompor yang Ditinggal Menyala
Kebakaran Melanda Palmerah: Lima Rumah Hangus Diduga Akibat Kompor yang Ditinggal Menyala

Kebakaran Melanda Palmerah: Lima Rumah Hangus Diduga Akibat Kompor yang Ditinggal Menyala

Frankenstein45.Com – 06 Juli 2026 | Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu malam, 5 Juli 2026. Peristiwa ini menghanguskan sekitar lima rumah semi permanen dan menyebabkan kepanikan di kalangan warga sekitar.

Menurut keterangan seorang warga bernama Rafi, api diduga pertama kali muncul dari rumah salah satu tetangganya, Pak Beni. Rafi menjelaskan bahwa saat kejadian, ia sedang berada di luar rumah dan mendapat telepon dari keluarganya yang memberitahukan tentang kebakaran tersebut. “Awalnya saya enggak tahu, karena lagi di luar. Terus ditelpon keluarga bahwa ada kebakaran. Yang terbakar rumah Pak Beni, terus nyebar. Lima rumah lebih,” ungkap Rafi.

Baca juga:

Api yang berkobar dengan cepat ini diduga disebabkan oleh kompor yang ditinggalkan dalam keadaan menyala saat pemilik rumah sedang memasak. Rafi menyebut, “Katanya lagi masak, terus lupa ditinggal.” Setelah menyaksikan kebakaran, warga sekitar berinisiatif untuk melakukan pemadaman secara mandiri dengan menyiram api menggunakan ember berisi air guna menghindari perluasan kebakaran.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyatakan bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut. Mereka mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 65 personel untuk menangani situasi. “Total pengerahan akhir, 13 unit dengan 65 personel,” tutur Syaiful.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan mulai bekerja untuk mengendalikan api pada pukul 18.37 WIB. Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, kobaran api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya, mencegah agar tidak meluas ke bangunan lainnya.

Baca juga:

Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil akibat kebakaran cukup signifikan. Lima unit rumah semi permanen hangus terbakar, meninggalkan puing-puing serta trauma bagi penghuninya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di lingkungan padat penduduk.

Setelah situasi dinyatakan aman dan api berhasil dipadamkan, kasus kebakaran ini dilanjutkan penanganannya oleh pihak kepolisian dari Polsek Palmerah. Mereka akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden kebakaran yang merugikan ini.