Frankenstein45.Com – 31 Maret 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) melalui unit kerja Sentra Galih Pakuan menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada seratus keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Serang pada hari Rabu, 27 Maret 2026. Penyaluran ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan, khususnya yang memiliki anggota keluarga dengan disabilitas atau kebutuhan khusus.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB di Balai Desa Karang Baru, Kecamatan Serang Barat. Dalam acara tersebut, petugas Kemensos bersama perwakilan Dinas Sosial Kota Serang membagikan paket bantuan yang meliputi:
- Alat bantu mobilitas (kursi roda lipat, tongkat jalan)
- Alat bantu pendengaran (alat bantu dengar sederhana)
- Perlengkapan kebersihan pribadi
- Voucher belanja senilai Rp500.000 per keluarga
Setiap keluarga menerima paket yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik anggota keluarga yang menjadi fokus bantuan. Misalnya, KPM yang memiliki anak dengan gangguan pendengaran mendapatkan alat bantu dengar, sementara KPM dengan anggota lanjut usia yang kesulitan bergerak menerima kursi roda lipat.
Direktur Sentra Galih Pakuan, Dr. Siti Nurul Aini, menyampaikan bahwa penyaluran Atensi ini bertujuan tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan dan pendidikan bagi penyandang disabilitas. “Kami ingin memastikan bahwa setiap penerima manfaat dapat menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan terintegrasi dalam masyarakat,” ujar Dr. Siti.
Pihak Dinas Sosial Kota Serang menambahkan bahwa proses penetapan penerima manfaat dilakukan melalui verifikasi data keluarga miskin (KPM) yang tercatat dalam basis data Kementerian Sosial. Kriteria utama meliputi tingkat kemiskinan, keberadaan anggota keluarga dengan disabilitas, dan kebutuhan khusus lainnya.
Selain penyaluran bantuan, tim Kemensos juga melakukan sosialisasi mengenai hak-hak penyandang disabilitas serta layanan rehabilitasi yang tersedia di Pusat Rehabilitasi Sosial (PERS) setempat. Materi sosialisasi disampaikan dalam bentuk presentasi singkat dan sesi tanya jawab.
Para penerima manfaat menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan tersebut. Salah satu penerima, Budi Santoso (40 tahun), yang menerima kursi roda untuk ibunya, mengungkapkan, “Dengan adanya kursi roda ini, ibu saya dapat lebih leluasa bergerak di rumah dan tidak lagi tergantung pada orang lain setiap saat.”
Penyaluran Atensi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan program bantuan sosial yang terintegrasi dengan layanan rehabilitasi. Kemensos berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program Atensi, menargetkan penambahan jumlah penerima manfaat hingga 500 keluarga pada akhir tahun 2026.




