Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Jakarta – Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menegaskan bahwa penanganan korban kecelakaan kereta api menjadi prioritas utama pemerintah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan setelah terjadi kecelakaan kereta api baru-baru ini. Dony Oskaria menambahkan bahwa BP BUMN akan berkoordinasi erat dengan kementerian terkait, perusahaan BUMN di sektor transportasi, serta lembaga penanggulangan bencana untuk memastikan bantuan medis, psikologis, dan material dapat sampai kepada korban secara cepat.
- Pembentukan tim khusus lintas sektoral yang dipimpin oleh BP BUMN.
- Penyediaan fasilitas medis darurat di lokasi kecelakaan dan transportasi korban ke rumah sakit terdekat.
- Pengalokasian dana darurat dari kas negara untuk menutup biaya perawatan dan rehabilitasi korban.
- Pemantauan berkelanjutan terhadap proses pemulihan korban hingga kembali beraktivitas.
Selain itu, Dony menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan operasional kereta api milik BUMN. Ia meminta agar seluruh perusahaan BUMN yang mengelola jaringan kereta api memperkuat prosedur inspeksi, perawatan infrastruktur, serta pelatihan personel guna mencegah terulangnya insiden serupa.
BP BUMN juga berkomitmen untuk mendukung keluarga korban dengan memberikan bantuan sosial dan kompensasi yang sesuai. Dony Oskaria menutup pernyataannya dengan harapan seluruh pihak dapat bersatu dalam upaya penanggulangan dampak kecelakaan, serta menjadikan keselamatan penumpang sebagai fokus utama dalam pengelolaan layanan transportasi publik.




