Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Pada tanggal 26 April 2024, sebuah kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek. Benturan tersebut menimbulkan kerusakan pada kedua rangkaian kereta dan menewaskan beberapa penumpang.
Salah satu penumpang yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi mengalami komplikasi dan meninggal dunia pada malam hari. Dengan berakhirnya penanganan medis tersebut, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini bertambah menjadi dua orang.
Berikut rangkaian kronologis singkat kejadian:
- 07.45 WIB – KRL berangkat dari Stasiun Jatinegara menuju Stasiun Bekasi Timur.
- 08.10 WIB – KA Argo Bromo Anggrek tiba di jalur yang sama dan terjadilah tabrakan.
- 08.15 WIB – Tim penyelamat langsung dikerahkan, mengevakuasi penumpang dan menurunkan korban ke rumah sakit.
- 08.30 WIB – Satu korban kritis dibawa ke RSUD Bekasi dan dirawat intensif.
- 20.45 WIB – Korban kritis tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Pihak kepolisian mengungkap bahwa penyebab utama tabrakan adalah kegagalan sinyal yang mengakibatkan kedua kereta berada pada jalur yang sama secara bersamaan. Penyidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan faktor‑faktor teknis maupun manusia yang terlibat.
Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan penyesalan mendalam atas kejadian ini dan berjanji akan meningkatkan standar keselamatan serta mempercepat perbaikan sistem sinyal di seluruh jaringan.
Kejadian ini menambah duka bagi keluarga korban serta menimbulkan kekhawatiran publik terhadap keselamatan transportasi kereta api di wilayah Jabodetabek. Pemerintah daerah Bekasi berjanji akan memberikan bantuan sosial kepada keluarga yang terdampak.




