Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Sebanyak sembilan orang pejabat, termasuk kepala bidang dan kepala unit kerja, dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dugaan praktik pemerasan yang melibatkan penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan barang dan jasa.
Berikut adalah daftar jabatan pejabat yang diperiksa:
- Kepala Bidang Perencanaan dan Anggaran
- Kepala Seksi Pengadaan Barang dan Jasa
- Kepala Subbagian Keuangan
- Kepala Bagian Hukum
- Kepala Unit Pengelolaan Aset
- Kepala Staf Ahli Pengembangan Daerah
- Kepala Sekretariat Daerah
- Kepala Dinas Pekerjaan Umum
- Kepala Dinas Kesehatan
Selama pemeriksaan, KPK menanyakan kronologis proses pengadaan, dokumen pendukung, serta alur komunikasi antara pejabat dan pihak penyedia. Para pejabat diminta menjelaskan alasan di balik permintaan tambahan dana yang tidak tercantum dalam dokumen lelang resmi.
Kepala KPK, Didik R. Tjandra, menegaskan bahwa penyelidikan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada praktik korupsi yang merugikan keuangan daerah dan mengganggu kepercayaan publik. Ia menambahkan bahwa semua pihak yang terlibat akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum jika terbukti melanggar.
Hingga saat ini, KPK belum mengumumkan hasil akhir pemeriksaan. Namun, pejabat yang diperiksa diharapkan dapat memberikan keterangan yang jelas dan kooperatif. Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga menyatakan komitmen untuk mendukung proses hukum serta melakukan perbaikan sistem pengadaan agar transparansi terjaga.




