Frankenstein45.Com – 29 April 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa keluarga memegang peran kunci sebagai garda pertama dalam memerangi praktik korupsi di Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam rangkaian pertemuan dengan tokoh masyarakat, aparat KPK menekankan pentingnya menanamkan nilai integritas sejak dini di lingkungan rumah tangga.
- Pengawasan internal keluarga terhadap keputusan keuangan.
- Pendidikan anti‑korupsi dalam kegiatan keluarga, seperti diskusi rutin.
- Pelaporan dugaan korupsi secara anonim melalui kanal KPK.
KPK juga mengumumkan program pelatihan khusus bagi warga Sulsel yang melibatkan modul edukatif tentang hak dan kewajiban warga, cara mengidentifikasi tanda‑tanda korupsi, serta langkah‑langkah pelaporan yang aman.
Data internal KPK menunjukkan bahwa wilayah Sulawesi Selatan masih mencatat sejumlah kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah dan pengelola anggaran publik. Dengan memperkuat peran keluarga, diharapkan angka tersebut dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, KPK mengajak lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan untuk berkolaborasi dalam menyebarluaskan nilai‑nilai integritas. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menciptakan ekosistem anti‑korupsi yang berkelanjutan.




