Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, menegaskan bahwa Lembaga Nasional Hak Asasi Manusia (LN HAM) memiliki peran penting dalam menangani kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Kabupaten Pati. Ia menilai kehadiran LN HAM menjadi kunci bagi proses penyelidikan yang independen dan transparan.
Kasus di Pati melibatkan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penahanan ilegal dan penyiksaan. Menurut Mafirion, tanpa dukungan LN HAM, proses hukum dapat terhambat oleh intervensi politik dan kurangnya akuntabilitas.
Berikut beberapa peran utama yang dijalankan LN HAM dalam kasus tersebut:
- Mengumpulkan dan memverifikasi bukti-bukti pelanggaran.
- Memberikan rekomendasi kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan korektif.
- Menjalin dialog antara korban, keluarga, dan pihak berwenang untuk mencari penyelesaian damai.
- Memonitor perkembangan proses hukum agar tetap sesuai standar hak asasi manusia internasional.
Mafirion juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif, eksekutif, dan LN HAM untuk memastikan keadilan bagi korban serta mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.
Ia berharap agar pemerintah daerah dan pusat memberikan dukungan penuh kepada LN HAM, termasuk menyediakan sumber daya yang memadai dan mengakui rekomendasi yang dihasilkan oleh lembaga tersebut.




