Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Jakarta – Sebuah kabar duka mengguncang lingkungan setempat ketika Praka Rico, sosok yang dikenal sebagai tukang tenda pesta sekaligus mantan anggota TNI, resmi dipulangkan ke rahim sang ibu. Kepergian yang mendadak itu disertai tangisan haru seorang nenek tetangga yang telah lama mengenal kegigihan dan kebaikan sang almarhum.
Riwayat hidup yang penuh warna
Praka Rico, yang berusia 38 tahun, memulai kariernya sebagai pekerja lepas di bidang penyediaan tenda dan perlengkapan pesta. Kerap terlihat di berbagai acara pernikahan, ulang tahun, hingga festival musik, ia menjadi pilihan utama warga karena kecepatan pemasangan dan ketelitian dalam mengatur layout tenda.
Berbekal rasa nasionalisme, Rico kemudian memutuskan untuk mengabdi ke TNI. Selama lima tahun bertugas, ia menempati jabatan teknisi logistik, memanfaatkan keahlian sebelumnya untuk mengatur perlengkapan operasional di lapangan. Pengalaman militer menambah disiplin dan kepedulian sosialnya, menjadikannya figur yang dihormati baik di kalangan rekan militer maupun warga sipil.
Kejadian terakhir yang memilukan
Pada malam 26 April 2026, Rico dilaporkan tidak kunjung kembali ke rumah setelah menyelesaikan pekerjaan pemasangan tenda di sebuah acara pernikahan di daerah Cibubur. Tim pencarian yang dibentuk tetangga, termasuk nenek yang menjadi saksi bisu perjuangan hidupnya, menemukan tubuhnya tergeletak di halaman rumah dengan tanda-tanda kelelahan ekstrem.
Petugas medis menyatakan penyebab meninggal karena serangan jantung mendadak, dipicu oleh stres fisik berlebih. Kematian tersebut mengejutkan banyak pihak karena Rico dikenal memiliki kebugaran yang cukup baik, hasil dari rutinitas latihan militer.
Reaksi masyarakat dan penghormatan
Ratusan warga berkumpul di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Nenek tetangga, yang telah menyaksikan banyak momen kebersamaan, tak dapat menahan air matanya saat mengingat kembali saat Rico membantu menyiapkan tenda untuk pesta pernikahan cucunya.
- “Dia selalu datang tepat waktu, membantu menyiapkan segala sesuatunya tanpa mengeluh,” ujar nenek tersebut dengan suara serak.
- “Sebagai mantan tentara, ia selalu menanamkan nilai kebersamaan dan rasa tanggung jawab pada anak-anak di lingkungan kami,” tambah seorang mantan rekan se-militer.
Beberapa organisasi veteran TNI juga mengirimkan ucapan belasungkawa, menyoroti kontribusi Rico dalam operasi logistik yang mempermudah mobilisasi pasukan di daerah rawan konflik.
Warisan yang terus hidup
Selain keahlian teknis, Rico dikenal aktif dalam kegiatan sosial. Ia rutin mengajar pemuda setempat cara mendirikan tenda darurat, sebuah inisiatif yang kini diharapkan dapat menjadi standar keamanan dalam acara outdoor di wilayah tersebut.
Untuk menghormati jasa-jasanya, keluarga berencana mengadakan acara amal tahunan yang menyalurkan dana bagi veteran TNI yang membutuhkan perawatan kesehatan. Diharapkan, semangat kebersamaan yang selalu ditunjukkan Rico dapat terus menginspirasi generasi berikutnya.
Kepergian Praka Rico meninggalkan lubang besar di hati banyak orang. Namun, kenangan akan dedikasinya, baik sebagai tukang tenda pesta yang handal maupun sebagai prajurit yang setia, akan terus hidup dalam setiap tenda yang ia dirikan dan setiap senyum yang ia ciptakan.







