Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dan kemitraan strategis antar pemangku kepentingan pariwisata di kawasan Asia. Dalam rangkaian acara Travel Meet Asia 2026 yang akan diselenggarakan di Jakarta, ia mengajak negara‑negara Asia untuk bersama‑sama mengoptimalkan potensi destinasi, mempermudah regulasi perjalanan, serta berbagi inovasi teknologi digital dalam industri wisata.
Travel Meet Asia 2026 direncanakan menampilkan lebih dari 200 perusahaan travel, agen tour, dan otoritas pariwisata dari 15 negara. Agenda utama mencakup sesi panel tentang integrasi sistem visa, standar keamanan kesehatan pasca‑pandemi, serta strategi pemasaran bersama menggunakan data intelijen wisata.
- Penguatan regulasi: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pariwisata Indonesia dengan kementerian pariwisata negara‑negara tetangga untuk menyederhanakan prosedur visa.
- Inovasi digital: Peluncuran platform berbagi data wisata berbasis blockchain yang memungkinkan pertukaran informasi real‑time tentang kepadatan destinasi.
- Pemasaran bersama: Kampanye digital regional yang menargetkan milenial dengan konten video pendek dan pengalaman virtual reality.
Travel Meet Asia 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2026. Selain sesi bisnis, acara ini juga akan menampilkan pameran budaya, festival kuliner, serta showcase destinasi unggulan masing‑masing negara peserta.




