Pemkot Bogor Tambah Koridor Biskita untuk Transportasi Hijau
Pemkot Bogor Tambah Koridor Biskita untuk Transportasi Hijau

Pemkot Bogor Tambah Koridor Biskita untuk Transportasi Hijau

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Pemerintah Kota Bogor kembali memperkuat jaringan transportasi publik dengan menyiapkan penambahan koridor baru Biskita Transpakuan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kota untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor serta mendorong penggunaan moda transportasi yang ramah lingkungan.

Rencana penambahan mencakup tiga koridor utama yang akan melayani rute strategis di wilayah Bogor. Berikut adalah rincian koridor yang akan dioperasikan:

  • Koridor 1: Jalan Pajajaran – Jalan Suryakencana, menghubungkan pusat pemerintahan dengan kawasan perumahan padat.
  • Koridor 2: Jalan Raya Bogor – Jalan Pajajaran, melayani alur perjalanan antara stasiun kereta api Bogor dan terminal bus utama.
  • Koridor 3: Jalan Suryakencana – Jalan Ciawi, menghubungkan area komersial dengan kawasan industri di pinggiran kota.

Setiap koridor akan dilengkapi dengan armada bus listrik berkapasitas 30 penumpang, dilengkapi sistem pembayaran non-tunai dan aplikasi pelacakan real-time. Penambahan armada listrik diharapkan dapat menurunkan tingkat polusi udara hingga 15 persen dalam dua tahun pertama operasional.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyatakan bahwa penambahan koridor Biskita merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kota hijau. “Kami ingin memberikan alternatif transportasi yang nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi warga Bogor. Dengan Biskita, diharapkan masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” ujarnya dalam konferensi pers pada 18 Juni 2024.

Selain manfaat lingkungan, penambahan koridor juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalan utama. Berdasarkan survei internal Dinas Perhubungan, rata‑rata waktu tempuh pada rute‑rute utama dapat berkurang 20‑30 menit setelah implementasi Biskita.

Program ini dijadwalkan akan mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2024, setelah serangkaian uji coba dan sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah kota juga membuka peluang kerja bagi driver dan teknisi bus listrik, serta mengajak warga untuk berpartisipasi dalam program edukasi transportasi hijau.