Pemprov DKI Jakarta Raih Opini WTP, Gubernur Pramono Lanjutkan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Pemprov DKI Jakarta Raih Opini WTP, Gubernur Pramono Lanjutkan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Pemprov DKI Jakarta Raih Opini WTP, Gubernur Pramono Lanjutkan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan tahun 2025. Pencapaian ini menandai keberhasilan ke-9 kalinya DKI Jakarta memperoleh opini WTP secara beruntun, menegaskan konsistensi pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Opini WTP berarti bahwa laporan keuangan daerah telah disusun sesuai dengan standar akuntansi pemerintah dan tidak terdapat penyimpangan material yang signifikan. BPK menilai bahwa prosedur pencatatan, pelaporan, serta pengendalian internal telah memenuhi kriteria ketat yang ditetapkan.

Setelah menerima opini tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui jajaran pejabatnya, termasuk Sekretaris Daerah Pramono, menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK. Rekomendasi tersebut mencakup beberapa area kunci, antara lain:

  • Peningkatan akurasi dan ketepatan waktu pelaporan anggaran belanja daerah.
  • Penguatan mekanisme pengawasan internal pada proses pengadaan barang dan jasa.
  • Penerapan sistem e‑budgeting yang lebih terintegrasi untuk mengurangi risiko duplikasi data.
  • Optimalisasi penggunaan teknologi informasi dalam monitoring real‑time terhadap realisasi anggaran.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di unit akuntansi dan keuangan melalui pelatihan berkelanjutan.

Pramono, selaku Sekretaris Daerah, menjelaskan bahwa langkah-langkah tindak lanjut akan dilaksanakan dalam tiga fase: peninjauan kembali prosedur yang ada, implementasi perbaikan sistem, dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan rekomendasi BPK terintegrasi secara menyeluruh dalam operasional harian pemerintah provinsi.

Harapan utama dari upaya ini adalah terciptanya tata kelola keuangan yang lebih efisien, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung pencapaian target pembangunan jangka panjang DKI Jakarta. Dengan konsistensi meraih opini WTP dan komitmen menindaklanjuti rekomendasi BPK, DKI Jakarta berupaya menjadi contoh terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah di tingkat nasional.