Pengendara Protes di Jalan Sudirman dengan Membunyikan Klakson: Tuntutan terhadap Prabowo, Gibran, dan Kebijakan Pajak
Pengendara Protes di Jalan Sudirman dengan Membunyikan Klakson: Tuntutan terhadap Prabowo, Gibran, dan Kebijakan Pajak

Pengendara Protes di Jalan Sudirman dengan Membunyikan Klakson: Tuntutan terhadap Prabowo, Gibran, dan Kebijakan Pajak

Frankenstein45.Com – 12 Juni 2026 | Ratusan pengendara kendaraan pribadi menggelar aksi protes di Jalan Sudirman, Jakarta, pada sore hari Senin, 26 Juni 2024. Aksi tersebut ditandai dengan bunyi klakson yang ditiup secara bersamaan sepanjang jalur utama, menandai kekecewaan mereka terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap memberatkan.

Para pengendara menyoroti tiga isu utama: dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap kenaikan tarif pajak kendaraan, peran Gibran Rakabuming Raka dalam kebijakan fiskal, serta beban pajak yang dianggap terlalu tinggi bagi pemilik mobil pribadi. Mereka menyebut bahwa kebijakan tersebut berdampak langsung pada biaya operasional dan biaya hidup masyarakat kelas menengah.

Protes tersebut mendapat dukungan signifikan dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Ribuan mahasiswa bergabung dalam aksi serupa, menyuarakan keprihatinan mereka atas kenaikan pajak dan kebijakan ekonomi yang dirasa tidak berpihak pada generasi muda.

  • Membunyikan klakson secara serentak sebagai simbol protes.
  • Menuntut peninjauan kembali kebijakan pajak kendaraan bermotor.
  • Meminta transparansi dalam proses pengambilan keputusan fiskal yang melibatkan tokoh politik.

Polisi mengamankan lokasi tanpa mengintervensi secara fisik, namun menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Sampai saat penulisan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kantor kepresidenan atau kantor Gibran terkait aksi tersebut.

Pengendara dan mahasiswa UI berharap aksi ini dapat menjadi katalis bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali kebijakan fiskal, terutama yang menyangkut pajak kendaraan, demi mengurangi beban ekonomi rakyat.