Frankenstein45.Com – 30 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia melaporkan bahwa program Penyaluran Beras Subsidized Price for the Poor (SPHP) telah berhasil menyalurkan sebanyak 392.000 ton beras hingga akhir bulan Juni 2026. Upaya ini difokuskan pada pasar rakyat sebagai titik distribusi utama untuk menstabilkan harga beras di tingkat konsumen.
Program SPHP, yang diluncurkan pada awal 2023, bertujuan menyediakan beras dengan harga terjangkau bagi lapisan masyarakat berpendapatan rendah. Hingga Juni 2026, distribusi telah mencakup hampir seluruh provinsi, dengan prioritas pada wilayah yang mengalami tekanan harga paling tinggi.
Rincian Penyaluran per Bulan
| Bulan | Tonase (ribu ton) | Kumulatif (ribu ton) |
|---|---|---|
| Januari 2026 | 55 | 55 |
| Februari 2026 | 60 | 115 |
| Maret 2026 | 65 | 180 |
| April 2026 | 70 | 250 |
| Mei 2026 | 80 | 330 |
| Juni 2026 | 62 | 392 |
Distribusi melalui pasar rakyat dipilih karena jaringan pasar tradisional yang luas dan akses yang mudah bagi konsumen di daerah perkotaan maupun pedesaan. Pemerintah juga menyalurkan beras melalui program subsidi langsung kepada pedagang pasar rakyat, sehingga harga jual dapat dipertahankan pada level yang terjangkau.
Langkah-Langkah Pendukung Stabilitas Harga
- Pengadaan beras dari produsen lokal dengan harga kontrak yang kompetitif.
- Peningkatan logistik dan penyimpanan di gudang strategis untuk mengurangi biaya distribusi.
- Pengawasan harga di pasar rakyat secara real‑time melalui aplikasi monitoring harga pangan.
- Pemberian insentif fiskal kepada pedagang pasar rakyat yang mematuhi harga subsidi.
Para pengamat pasar menilai bahwa pendekatan ini dapat mengurangi volatilitas harga beras, terutama pada periode panen dan pasca‑panen. Dengan menyalurkan 392.000 ton beras SPHP, pemerintah berharap tekanan inflasi pangan dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah.
Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan volume penyaluran hingga mencapai 600.000 ton pada akhir tahun 2026, dengan tetap menjaga fokus pada pasar rakyat dan memperluas jaringan distribusi ke wilayah-wilayah terpencil.




