Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Seorang wanita yang selamat dari gempa bumi yang mengguncang desa Kamarora B, kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, berhasil melahirkan anaknya di sebuah tenda darurat pada hari Jumat, 15 Mei 2024. Kejadian ini menambah catatan dramatis dalam rangkaian upaya penanganan bencana yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
Pasca gempa berkekuatan 6,2 SR yang terjadi pada 2 Mei 2024, ribuan warga terpaksa mengungsi ke pusat-pusat penampungan sementara yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Lembaga Kesehatan Daerah (DKI). Tenda-tenda yang dibangun di lapangan terbuka menjadi tempat tinggal sementara bagi para korban, termasuk ibu hamil yang masih dalam trimester akhir.
- Kondisi tenda: Tenda darurat berkapasitas 30 orang, dilengkapi dengan matras dan alat pemanas sederhana.
- Tim medis: 1 dokter, 2 bidan, 2 perawat, serta relawan medis dari Palang Merah Indonesia.
- Perlengkapan: Ketersediaan oksigen terbatas, namun cukup untuk penanganan darurat.
Petugas BPBD menyatakan bahwa persalinan ini menjadi pelajaran penting untuk memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan dalam situasi bencana. Mereka berencana menambah jumlah unit perawatan ibu dan anak di kamp pengungsian serta mempercepat pembangunan pos kesehatan permanen.
Sementara itu, keluarga ibu baru saja menerima bantuan sosial berupa paket sembako dan perlengkapan bayi dari pemerintah daerah dan sejumlah LSM yang beroperasi di area tersebut. Harapan mereka adalah agar proses rehabilitasi dan pemulihan kembali dapat berjalan lancar, sehingga warga Sigi dapat kembali ke rumah mereka dengan aman.




