Frankenstein45.Com – 29 Juni 2026 | Seorang anak berusia empat tahun meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan di daerah Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (28/6/2026). Kejadian tersebut menimbulkan kecaman luas dan menuntut pertanggungjawaban dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pramono menambahkan, “Kami mengakui adanya kelalaian dalam penataan area kerja, namun kami telah mengambil langkah cepat untuk menutup lubang tersebut dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua proyek serupa di wilayah ini.”
Tindakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
- Pemasangan pagar pengaman dan papan peringatan pada semua lokasi konstruksi yang belum selesai.
- Audit keamanan pada 15 proyek publik yang sedang berlangsung di Jakarta Selatan.
- Pembentukan tim investigasi khusus untuk menelusuri penyebab kecelakaan dan menilai tanggung jawab pihak kontraktor.
- Pemberian kompensasi kepada keluarga korban sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Wali Kota Jakarta, Anies Baswedan, dalam pernyataannya menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan standar keselamatan kerja. Ia juga meminta semua pihak terkait untuk bekerja sama dalam penyelidikan dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Reaksi publik di media sosial menunjukkan keprihatinan mendalam serta menuntut transparansi dan akuntabilitas. Banyak netizen menyoroti pentingnya penegakan regulasi keselamatan kerja dan menuntut sanksi tegas bagi pihak yang terbukti lalai.
Kasus ini menjadi sorotan nasional mengenai perlunya pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur, terutama yang berada di area pemukiman. Pemerintah diharapkan dapat menjadikan tragedi ini sebagai pelajaran untuk memperbaiki prosedur keamanan dan melindungi warga, khususnya anak-anak, dari bahaya yang serupa.




