Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pencapaian swasembada energi nasional paling lambat tahun 2029. Komitmen ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar minyak (BBM) serta mempercepat transisi ke energi terbarukan.
Langkah-langkah strategis
- Mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di wilayah dengan potensi sinar matahari tinggi, seperti Nusa Tenggara dan Pulau Jawa.
- Memperluas jaringan transmisi listrik untuk mengintegrasikan sumber energi terbarukan ke daerah‑daerah terpencil.
- Mendorong investasi swasta melalui insentif fiskal dan kemudahan perizinan bagi proyek energi bersih.
- Mengurangi impor BBM dengan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi dalam negeri serta memanfaatkan bahan bakar alternatif.
- Melakukan program edukasi publik tentang efisiensi energi dan manfaat energi terbarukan.
Target 2029 dipandang ambisius mengingat Indonesia masih mengimpor lebih dari 30 % kebutuhan BBM. Namun, pemerintah yakin bahwa kombinasi kebijakan regulasi yang kuat, dukungan finansial, dan kemajuan teknologi akan mempercepat realisasi tujuan tersebut.
Jika tercapai, swasembada energi akan menurunkan defisit neraca perdagangan, menstabilkan harga energi domestik, dan membuka lapangan kerja baru di sektor energi bersih. Pemerintah berjanji akan terus memantau progres secara berkala dan menyesuaikan kebijakan bila diperlukan.




