Frankenstein45.Com – 05 Mei 2026 | Program Lestari Kota meluncurkan inisiatif urban farming dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan bagi masyarakat perkotaan. Melalui pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif warga, program ini tidak hanya menyampaikan materi teoritis, melainkan mengajak peserta terjun langsung ke proses budidaya mulai dari penanaman hingga panen.
Beberapa sasaran utama program meliputi:
- Peningkatan kesadaran akan pentingnya produksi pangan lokal.
- Pemberdayaan komunitas melalui keterampilan pertanian urban.
- Penciptaan ruang hijau yang dapat mengurangi jejak karbon kota.
Metode pelaksanaan mencakup workshop praktis, sesi berbagi pengalaman, serta pemanfaatan lahan terbuka, atap gedung, dan kebun vertikal. Peserta diberikan bibit, media tanam, serta panduan teknis yang disesuaikan dengan kondisi iklim setempat.
Langkah-langkah utama yang diajarkan dalam program antara lain:
- Identifikasi lahan potensial dan persiapan media tanam.
- Pemilihan tanaman yang cocok untuk lingkungan perkotaan, seperti sayuran hijau, herbal, dan buah beri.
- Penanaman bibit dengan teknik yang meminimalkan penggunaan pestisida.
- Perawatan rutin termasuk penyiraman, pemupukan organik, dan kontrol hama alami.
- Panen tepat waktu dan pengolahan hasil untuk konsumsi atau penjualan.
Hasil awal menunjukkan peningkatan produksi sayuran segar sebesar 30% di area yang terlibat, sekaligus menumbuhkan rasa kebanggaan dan solidaritas antar warga. Pemerintah kota berencana memperluas program ke lebih banyak distrik serta menjalin kerja sama dengan sekolah dan lembaga swadaya masyarakat untuk menumbuhkan generasi yang lebih peduli pada keberlanjutan pangan.
Dengan menumbuhkan ekosistem pertanian di dalam kota, Program Lestari Kota berharap dapat menjadi model replicable bagi daerah lain dalam menanggulangi tantangan keamanan pangan di masa depan.




