Frankenstein45.Com – 11 Juni 2026 | Yayasan Indonesia Setara (YIS) meluncurkan program Perempuan Berdaya yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan melalui pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi yang masih dirasakan perempuan di berbagai wilayah Indonesia.
Inisiatif utama program meliputi:
- Pemetaan potensi ekonomi daerah, seperti kerajinan tradisional, pertanian organik, dan kuliner khas.
- Pelatihan keterampilan bisnis, manajemen keuangan, dan pemasaran digital.
- Pembinaan akses permodalan melalui kerja sama dengan lembaga keuangan mikro.
- Pembentukan jaringan alumni untuk dukungan jangka panjang.
Sejak dimulai pada awal 2023, program telah menjangkau lebih dari 1.200 perempuan dari 15 provinsi. Berikut rekapitulasi peserta per provinsi:
| Provinsi | Jumlah Peserta |
|---|---|
| Jawa Barat | 250 |
| Jawa Tengah | 180 |
| Sulawesi Selatan | 120 |
| Sumatera Utara | 100 |
| Lainnya | 450 |
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin, menekankan pentingnya pendekatan berbasis potensi lokal agar usaha yang dibangun memiliki nilai tambah dan daya saing. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi kunci keberlanjutan program.
Hasil awal menunjukkan peningkatan pendapatan rata‑rata peserta sebesar 35 persen dalam enam bulan pertama setelah mengikuti pelatihan. Beberapa usaha yang tumbuh antara lain produksi batik modern di Jawa Barat, pengolahan kelapa sawit organik di Sumatera, dan layanan katering halal di Sulawesi.
Ke depan, YIS berencana memperluas program ke 10 provinsi tambahan dan menambah modul pelatihan digital marketing serta e‑commerce untuk membuka pasar yang lebih luas. Diharapkan, pada 2025 jumlah perempuan wirausaha yang terbantu dapat melampaui 5.000 orang.




