Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Jakarta, 28 Mei 2026 – Malam ini layar lebar kembali menjadi sorotan utama penonton di seluruh Indonesia. Pada pukul 20.00 WIB, film aksi petualangan bergengsi Rampamp yang dibintangi Dwayne Johnson resmi diputar di Bioskop Trans TV, memberikan pengalaman sinematik yang intens bagi pemirsa rumah. Sementara itu, produksi film Indonesia Semua Akan Baik-Baik Saja karya Baim Wong mencatat pencapaian luar biasa dengan menembus angka satu juta penonton hanya dalam 14 hari tayang di bioskop-bioskop nasional.
Rampage menggebrak layar televisi
Film Rampage menampilkan Dwayne Johnson sebagai Davis Okoye, seorang penjaga kebun binatang yang terpaksa berhadapan dengan hewan‑hewan hasil mutasi akibat eksperimen berbahaya. Cerita yang menggabungkan aksi spektakuler, efek visual mutakhir, dan humor khas Johnson berhasil menarik perhatian penonton muda hingga dewasa. Penayangan di Trans TV pada hari Kamis, 28 Juni 2026, memberi kesempatan bagi keluarga yang belum sempat menonton di bioskop untuk menyaksikan aksi menghancurkan gedung, kejar-kejaran kendaraan, dan konfrontasi epik antara manusia dan makhluk raksasa.
Film lokal “Semua Akan Baik‑Baik Saja” menembus satu juta penonton
Di sisi lain, film drama keluarga Semua Akan Baik‑Baik Saja menunjukkan bahwa cerita domestik masih memiliki tempat kuat di hati penonton Indonesia. Dirilis pada 13 Mei 2026, film ini menampilkan bintang senior Christine Hakim dan Reza Rahadian bersama Baim Wong yang juga berperan sebagai produser. Dalam empat hari pertama, film ini berhasil menggaet 400 ribu penonton, dan dalam dua minggu total penonton mencapai satu juta. Keberhasilan ini menandai film tersebut sebagai film Indonesia ke‑12 yang meraih sejuta penonton pada tahun 2026, menandakan daya tarik genre drama keluarga yang tetap kuat meski genre horor mendominasi pasar.
Jadwal bioskop di Semarang dan Surabaya
Selain penayangan di televisi, jaringan bioskop di beberapa kota besar juga menawarkan beragam pilihan film untuk hari ini. Di Semarang, jadwal pada Minggu, 7 Agustus 2022 (data arsip) menampilkan film Pengabdi Setan 2: Communion dengan sesi berulang mulai pukul 11.45 hingga 21.45 WIB. Tiket dipatok Rp 40.000, menunjukkan harga yang kompetitif untuk penonton lokal.
Di Surabaya, jadwal hari Kamis, 28 Mei 2026 menampilkan rangkaian film yang mencakup aksi, drama, dan fiksi ilmiah. Berikut beberapa judul utama beserta jam tayang dan harga tiket:
- Passenger – Regular 2D, Rp 31.000, tayang 13.40 WIB.
- Sekawan Limo 2: Gunung Klawih – Regular 2D, Rp 36.000, tayang pada 10.30, 12.55, 15.20, 17.45, 20.10 WIB.
- Children of Heaven – Regular 2D, Rp 31.000, tayang 12.00, 14.05, 18.15, 20.20 WIB.
- Star Wars: The Mandalorian and Grogu – 4DX, Rp 70.000, tayang 12.00, 15.10, 18.00 WIB; Regular 2D, Rp 31.000, tayang 11.00, 15.50 WIB.
Selain CGV, jaringan lain seperti Cinepolis City of Tomorrow (CITO) dan Grand City XXI juga menyajikan film‑film terbaru, termasuk judul-judul lokal yang sedang naik daun. Harga tiket bervariasi antara Rp 25.000 hingga Rp 70.000 tergantung pada format tayang (2D, 3D, atau 4DX).
Pengaruh libur Idul Adha terhadap penjualan tiket
Masa libur Idul Adha 2026 diperkirakan akan meningkatkan kunjungan ke bioskop, terutama untuk film‑film blockbuster yang sudah direncanakan penayangannya pada periode tersebut. Meskipun data spesifik tidak tersedia karena keterbatasan akses, tren historis menunjukkan lonjakan penjualan tiket hingga 30 % dibandingkan hari kerja biasa. Hal ini memberi peluang tambahan bagi film‑film seperti Rampage dan Semua Akan Baik‑Baik Saja untuk memperluas jangkauan penonton.
Secara keseluruhan, ekosistem hiburan layar lebar di Indonesia menunjukkan dinamika yang seimbang antara film internasional beranggaran besar dan produksi lokal yang kuat. Penayangan Rampage di televisi memperluas akses penonton, sementara keberhasilan Semua Akan Baik‑Baik Saja menguatkan kepercayaan industri film nasional. Jadwal bioskop di kota‑kota utama seperti Semarang dan Surabaya menyediakan pilihan yang beragam, menyesuaikan selera dan anggaran penonton. Dengan libur Idul Adha yang mendekat, pasar film diprediksi akan terus menguat, menjanjikan peluang pertumbuhan bagi semua pemangku kepentingan.
Para penonton diharapkan dapat menikmati ragam pilihan yang tersedia, baik melalui layar kaca di rumah maupun di ruang bioskop, sambil mendukung karya sinematik Indonesia yang terus berkembang.




