Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri ESDM Bahlil Siapkan Anggaran Rp 10 Triliun
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri ESDM Bahlil Siapkan Anggaran Rp 10 Triliun

Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri ESDM Bahlil Siapkan Anggaran Rp 10 Triliun

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Masih banyak desa di Indonesia yang belum menikmati layanan listrik secara menyeluruh. Menyikapi kondisi tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan rencana penyediaan anggaran sebesar Rp 10 triliun untuk mempercepat pemerataan listrik di wilayah-wilayah yang belum terjangkau.

Anggaran tersebut akan dialokasikan dalam beberapa tahapan, antara lain:

  • Peningkatan jaringan distribusi: Membangun dan memperluas jaringan transmisi serta distribusi listrik ke desa‑desa terpencil.
  • Penerapan energi terbarukan: Mengintegrasikan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan mikrohidro untuk daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan konvensional.
  • Subsidi tarif listrik: Menyediakan subsidi bagi rumah tangga di daerah baru teraliri untuk meringankan beban biaya listrik awal.

Target utama dari program ini adalah menurunkan angka rumah tangga yang belum terhubung listrik menjadi di bawah 2% pada akhir tahun 2028. Pemerintah juga berencana menggandeng pemerintah daerah, BUMN listrik, serta swasta untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur.

Berikut perkiraan distribusi anggaran berdasarkan jenis kegiatan:

Kegiatan Anggaran (Triliun Rp)
Pembangunan jaringan transmisi dan distribusi 5,5
Pengembangan energi terbarukan di desa 3,0
Subsidi tarif dan program sosial 1,5

Dengan alokasi dana sebesar itu, diharapkan proses elektrifikasi dapat berjalan lebih cepat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Pemerintah juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur listrik serta pelatihan teknis bagi tenaga kerja lokal agar proyek dapat berkelanjutan.