Rustini Muhaimin Ajak Warga Perkuat Keluarga Melalui Gerakan Return to Family
Rustini Muhaimin Ajak Warga Perkuat Keluarga Melalui Gerakan Return to Family

Rustini Muhaimin Ajak Warga Perkuat Keluarga Melalui Gerakan Return to Family

Frankenstein45.Com – 19 April 2026 | Rustini Muhaimin Iskandar, Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Bangsa, kembali menorehkan aksi sosial dengan meluncurkan Gerakan Return to Family. Inisiatif ini ditujukan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia kembali meneguhkan fondasi keluarga di tengah dinamika era digital yang semakin menantang.

Gerakan Return to Family hadir sebagai respons atas meningkatnya fenomena pergeseran nilai keluarga tradisional, berkurangnya interaksi tatap muka, serta peningkatan konflik internal yang dipicu oleh penggunaan teknologi yang berlebihan. Rustini menekankan bahwa keluarga tetap menjadi unit terkecil yang paling berpengaruh dalam pembentukan karakter generasi penerus.

Beberapa langkah konkret yang dicanangkan dalam gerakan ini antara lain:

  • Mengadakan lokakarya daring dan luring tentang komunikasi efektif antaranggota keluarga.
  • Menggalakkan program “Malam Keluarga” yang menekankan kebiasaan makan bersama tanpa gangguan gadget.
  • Menyebarkan materi edukatif mengenai pentingnya batasan waktu penggunaan media sosial bagi anak-anak.
  • Menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan dan keagamaan untuk menyisipkan nilai-nilai kekeluargaan dalam kurikulum.
  • Mendorong komunitas lokal untuk menyelenggarakan kegiatan kebersamaan seperti gotong‑royong, olahraga bersama, dan seni budaya.

Rustini juga mengingatkan bahwa peran setiap warga negara tidak hanya terbatas pada kontribusi ekonomi, melainkan juga pada pembinaan lingkungan sosial yang sehat. Ia mengajak para pemimpin daerah, tokoh masyarakat, serta media untuk menyuarakan pentingnya kembali menempatkan keluarga sebagai prioritas utama.

Dengan harapan jangka panjang, Gerakan Return to Family diharapkan dapat menurunkan angka perceraian, meningkatkan kualitas hubungan antar generasi, serta menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat dalam menghadapi tantangan digital. Rustini menutup dengan ajakan agar setiap individu mengambil langkah kecil, seperti mengatur waktu bersama keluarga setiap hari, sebagai kontribusi nyata bagi kebangkitan nilai kekeluargaan di Indonesia.