Frankenstein45.Com – 01 Juli 2026 | Jalan-jalan Jakarta, 1 Juli 2026 – Sekretaris Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Teddy, memaparkan hasil akhir Program Magang Nasional (MagangNas) yang dilaksanakan pada tahun 2025. Menurut data resmi, tiga puluh persen (30%) dari total peserta berhasil langsung diterima sebagai karyawan tetap atau kontrak oleh perusahaan mitra.
Program Magang Nasional dirancang untuk menambah pengalaman kerja mahasiswa dan lulusan baru serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Selama satu tahun pelaksanaan, lebih dari 20.000 peserta ditempatkan di lebih dari 500 perusahaan di seluruh Indonesia.
- Total peserta: 20.342 orang
- Perusahaan mitra: 527 perusahaan
- Persentase yang langsung direkrut: 30,2% (6.152 orang)
- Bidang penempatan terbanyak: Teknologi Informasi, Manufaktur, Keuangan, dan Pariwisata
Teddy menilai pencapaian tersebut sebagai bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta. Ia menekankan perlunya perluasan kuota peserta pada siklus berikutnya agar lebih banyak lulusan dapat merasakan manfaat magang yang terstruktur.
Selain memperluas kuota, Teddy juga mengusulkan penerapan evaluasi berbasis data yang menitikberatkan pada prinsip meritokrasi. “Kita harus memastikan bahwa setiap peserta dipilih dan dinilai secara objektif, sehingga kesempatan kerja yang dihasilkan memang benar‑benar berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Teddy dalam konferensi pers.
Pemerintah diharapkan menyusun kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas program, termasuk penyediaan dana tambahan, peningkatan pelatihan soft skill, dan penyesuaian kurikulum akademik sesuai dengan tren pasar kerja.
Para perusahaan mitra juga menyatakan kepuasan atas kontribusi Magang Nasional dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Beberapa di antaranya berencana memperpanjang kerja sama dengan menambah posisi magang serta membuka jalur rekrutmen khusus bagi alumni program.




