Siap-siap, 35.476 Calon Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Bakal Digembleng Jadi Komcad
Siap-siap, 35.476 Calon Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Bakal Digembleng Jadi Komcad

Siap-siap, 35.476 Calon Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Bakal Digembleng Jadi Komcad

Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Sebanyak 35.476 calon manajer yang berasal dari program Kopdes Merah Putih serta inisiatif Kampung Nelayan akan segera memasuki fase latihan militer (latsarmil) selama 30 hari. Latihan ini dilaksanakan secara simultan di 67 lokasi strategis yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Tujuan utama pelatihan adalah menyiapkan para peserta menjadi Kompensasi Cadangan (Komcad), yakni tenaga terlatih yang dapat diandalkan dalam situasi darurat, pengelolaan sumber daya, dan pengamanan wilayah. Komcad diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan teknis dengan kepemimpinan operasional.

Program latsarmil mencakup beberapa modul utama, antara lain:

  • Kepemimpinan dan manajemen tim
  • Taktik dasar militer dan prosedur keamanan
  • Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)
  • Navigasi dan orientasi medan
  • Manajemen logistik dan distribusi sumber daya
  • Komunikasi krisis dan penggunaan peralatan radio

Peserta dipilih melalui proses seleksi yang menilai latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta rekomendasi dari otoritas daerah masing‑masing. Calon manajer yang lolos seleksi akan mengikuti rangkaian tes fisik, psikologis, dan wawancara kompetensi.

Berikut ringkasan pelaksanaan program:

Lokasi Jumlah Peserta
Jawa Barat 5.200
Jawa Tengah 4.800
Jawa Timur 5.400
Sumatra Utara 3.600
Kalimantan Selatan 2.800
Daerah Lainnya 13.676

Pelatihan dijadwalkan dimulai pada pertengahan Juli 2024 dan akan berakhir pada pertengahan Agustus 2024. Setelah menyelesaikan 30 hari latihan, peserta akan mendapatkan sertifikasi Komcad dan dapat ditempatkan di unit‑unit terkait, baik di lembaga pemerintahan, Badan Penanggulangan Bencana, maupun proyek pengembangan daerah.

Dengan skala peserta yang sangat besar, pemerintah berharap program ini dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan lokal serta meningkatkan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi tantangan keamanan dan bencana.