Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang staf Unit Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang menjadi korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.
Kecelakaan terjadi pada hari Selasa, 27 April 2024, sekitar pukul 08.30 WIB di perlintasan level crossing Bekasi Timur. Sebuah kereta api penumpang yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak sebuah kendaraan bermotor yang melintasi rel secara tidak sah. Dampak benturan menimbulkan luka pada sejumlah penumpang kereta, penumpang lain, serta pejalan kaki di sekitar lokasi.
Menteri Kesehatan, dr. Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas peristiwa ini. Ia menekankan pentingnya peningkatan keselamatan di perlintasan kereta api serta perlunya penegakan hukum yang tegas bagi pelanggar aturan lalu lintas. “Kami turut berduka cita kepada keluarga dan rekan kerja korban. Keselamatan publik harus menjadi prioritas utama, termasuk di jalur kereta api,” ujar sang menteri dalam pernyataan resmi.
Selain staf IGD RSCM, kecelakaan ini menelan korban luka lainnya, antara lain:
- 2 penumpang kereta yang mengalami luka ringan
- 1 pengendara motor yang mengalami luka serius dan dirujuk ke rumah sakit terdekat
Pihak kepolisian dan Badan Penyelenggara Transportasi (BPT) telah membuka penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab utama kecelakaan serta menilai kondisi perlintasan yang terlibat. Kemenkes menyerukan kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas, khususnya pada perlintasan rel, demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.




