Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | Berbagai pesan beredar di media sosial menyebutkan bahwa bantuan sosial (bansos) pemerintah sedang dipotong atau dialihkan ke pihak lain. Isu ini memicu kepanikan di kalangan penerima bantuan dan menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan informasi tersebut.
Menteri Sosial Republik Indonesia, Gus Ipul, melalui keterangan resmi menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pemotongan atau pengalihan dana bansos. Ia menambahkan bahwa seluruh alokasi dana tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan diawasi secara ketat oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal.
Gus Ipul juga mengingatkan publik untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, hoaks semacam ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah serta menambah beban kerja aparat yang harus menanggapi rumor tersebut.
Berikut langkah‑langkah yang dapat dilakukan warga untuk mengecek keabsahan informasi terkait bansos:
- Kunjungi situs resmi Kementerian Sosial atau aplikasi Bansos resmi yang dikeluarkan pemerintah.
- Masukkan NIK dan nomor KK pada fitur cek bantuan untuk memastikan status penerima.
- Periksa pengumuman resmi melalui kanal komunikasi kementerian, seperti akun media sosial resmi atau situs web.
- Waspadai pesan yang meminta data pribadi atau pembayaran uang muka sebagai syarat pencairan bantuan.
- Jika ragu, hubungi call center resmi Kementerian Sosial atau kantor pelayanan terdekat untuk konfirmasi.
Dengan mengikuti prosedur di atas, masyarakat dapat melindungi diri dari penyebaran hoaks dan memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan tepat sasaran.
Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk terus menyalurkan bantuan secara transparan dan akuntabel, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi berita palsu.







